BIPekanbaru (SegmenNews.com)– Bank Indonesia (BI) memilih 30 orang petani dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sebagai perwakilan Provinsi Riau mengikuti pelatihan Sistem Over Rice intensifikation (SRI) di Nagrak Sukabumi untuk meningkatkan produksi pertanian tanaman pangan.

Pelatihan tersebut berlangsung dari tanggal 3 hingga 6 Juni 2013. Muhammad Madjid Ikram Peneliti Ekonomi Madya BI Perwakilan Riau, Selasa (4/6/13) menyampaikan bahwa program khusus peningkatan ketahanan pangan. Pemilihan peserta dari Inhil dipicu petani disana masih kurang maksimal memanfaatkan lahan pertanian untuk menanam padi.

Selain itu ada juga komitmet Pemerintah Inhil untuk membangkitkan ketahanan pangan yang dikelola petani di Inhil. Yang selama ini petani hanya bisa memproduksi padi sekali setahun. Kedepan akan lebih maju lagi.

“Dengan diikutkannya petani inhil belajar di Sukabumi, diharapkan mereka bisa maksimal dalam mengelola pertanian padi secara efisien dan terintegrasi,” harap Majid.

Katanya, pemilihan peserta juga telah melewati survei berkoordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Inhil. Menurut SRI ini sangat cocok dipelajari dan di terapkan di Riau. Selain simpel, mudah cara menanamnya, dan memiliki resistensi yang tinggi dan bisa mengoptimalkan lahan yang ada.

“Kedepan, BI jadikan INhil Pilot Projek pertanian yang dibiayai BI,” ujar Majid. (kir/ur)