ilustrasi
ilustrasi

SegmenNews.com– Penyakit Tuberculosis atau TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium Tuberklosa. Umumnya penyakit yang ditularkan melalui udara ini menyerang pria maupun wanita di usia 15-35 tahun.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Indonesia menduduki peringkat 4 dunia yang warganya mengidap TBC. Untuk memerangi penyakit tersebut, dibentuklah Forum Stop TB Partnership Indonesia (FSTPI) yang diketuai oleh Arifin Panigoro.

“FSTPI dibentuk untuk membantu pemerintah dalam penanggulangan Tuberculosis,” ujar Arifin saat peluncuran program FSTPI di Soehanna Hall, The Energy Building Lt 2, Kawasan SCBD Jl Jenderal Sudirman, Kav 52-53, Jakarta, Kamis (30/5) dilansir dari Merdeka.com.

Kata Arifin saat ini ada 65 anggota FSTPI yang terdiri dari 8 kelompok. “Yakni pemerintah, organisasi masyarakat madani baik yang berbasis masyarakat maupun agama, akademisi, ikatan profesi, sektor swasta, intitusi pelayanan kesehatan, mitra internasional dan perorangan,” urainya.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Ali Ghufron Mukti berharap FSTPI dapat menjadi mitra pemerintah guna mempercepat pengendalian penyebaran TBC di Indonesia.

“Semoga arah dan strategi pelaksanaan program tepat, pelaksanaan program efektif dan efisien,” tuturnya.

Saat ini, pengendalian penyebaran penyakit TBC sendiri telah diakselerasi dan diekspansi ke seluruh fasilitas kesehatan.

Beberapa hal yang harus dibenahi FSTPI yakni, tiap tahunnya terdapat 450.000 kasus TBC di Indonesia. Dan 64 jiwa harus meninggal tiap tahunnya akibat penyakit TBC.

Kemudian, manajemen dan kesinambungan pembiayaan untuk pengendalian penyakit TBC belum optimal. Pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan pengobatan penyakit TBC masih kurang. Dan yang terakhir, faktor kemiskinan yang turut mempengaruhi tingginya morbiditas penyakit TBC di Indonesia.

“Hal-hal inilah yang menjadi tantangan kita,” ucap Arifin.

Selain itu, FSTPI juga meresmikan website www.stoptbindonesia.org , facebook : Stop TB Indonesia dan juga akun twitter @StopTBIndonesia , guna memberikan pengetahuan kepada khalayak tentang bahaya dan juga pencegahan penyakit TBC.

 

sumber: merdeka.com