Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Bangunan showroom mobil milik PT Agung Auto Mall yang berada di Jalan Lintas Timur/Maharaja Indra persisnya di dekat SPBU Kota Pangkalan Kerinci telah masuk Daerah Milik Jalan (DMJ). Maka DPRD Pelalawan meminta bangunanya itu dibongkar.

“Kalau bangunan showroom mobil toyota itu masuk DMJ harus segera dibongkar oleh pemiliknya. Karena sudah menyalahi Peraturan Daerah (Perda) Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kabupaten Pelalawan,” tegas Ketua Fraksi PAN DPRD Pelalawan Nazaruddin Arnazh kepada wartawan baru-baru ini.

Jika pengelola bangunan tidak membongkarnya sendiri, maka pihak terkait seperti BPMP2T bersama Satpol PP untuk turun tangan melakukan teguran dan menyurati sebelum melakukan pembongkaran secara paksa.

Pasalnya, pagar panjang sekitar 50 meter berdekatan langsung pada drainase atau parit Jalan Lintas. Izin bangunan tersebut juga diragukan, sebab jika memang ada izin, kenapa mereka tetap membangun di kawasan DMJ.

Sedangkan dalam peraturan daerah kabupaten Pelalawan nomor 04 tahun 2005, tentang perubahan atas Perda nomor 24 tahun 2001 tentang IMB. Namun masih banyak warga mendirikan bangunan tanpa mengenal aturan bukan saja pihak Agung Auto Mall, tapi beberapa pengusaha ruko mendirika sesuka hati.

Kasat PP Pelalawan Nipto Anin melalui Sekertaris Aktar SE mengaku pihaknya belum mendapat laporan terkait bangunan showroom toyota itu masuk DMJ dan tanpa izin. Jika ada perintah baru mereka lakukan eksekusi. (fin/rz)