ilustrasi
ilustrasi

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Tersangka, Riswanto (35) warga Sp 6 Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci akhirnya mengakui telah meninju bagian perut istrinya, Wiwik Rosaliyah (29) hingga tewas.

Awalnya dalam pemeriksaan kepolisian tersangka tidak mengakui telah melakukan kekerasan kepada istrinya sendiri, malah dia berdalih, sitrinya meninggal dengan wajar.

Namun keterangan tersangka tidak langsung dipercaya Polisi, jenazah diotopsi di RS Bhyangkara Polda Riau. hasil otopsi menunjukkan dibagian perut mengalami pendarahan dengan luka robek pada limpa korban.

“Kita telah menerima surat hasil otopsi dari RS Bhyangkara kalau sebab korban meninggal akibat pukulan benda tumpul (tinju) pada pinggang kiri yang menimbulkan robek pada limpa dan menimbulkan pendarah hebat di bagian dalam perut,” ungkap Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK, Rabu (5/6).

Hasil otopsi juga menunjukkan bagian tulang iga kiri korban ditinju hingga menembus ke bagian dalam sehingga melukai limpa korban.

“Setelah kita periksa saksi dan tetangganya, barulah pelaku mengakui telah memukuli istrinya dengan tinju dan kini sudah di tahan untuk menjalani pemeriksaan intensif dengan di jerat pasal KDRT. Untuk mendukung keterangan saksi dikuatkan hasil otopsi tersebut yang mengatakan kalau korban meninggal akibat dipukul benda tumpul hingga luka dalam yang mengalami pendarahan,” papar Kasat Reskrim.

Kesaksian tetangga terungkap kejadian bermula, Jumat (31/5/13) sekitar pukul 14.00 WIB lalu, dirumah suami istri tersebut terjadi pertengkaran hebat, setelah itu barulah terjadi korabn tak sadarkan diri dan dilarikan ke RSUD Selasih. (fin/rz)