JamkesmasRokan Hulu (SegmenNews.com)– Sebanyak 50 persen Jaminan Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu belum tepat sasaran. Pasalnya, masyarakat yang sepatutnya menerima Jamkesmas tersebut justru belum mendapatkan kartu tersebut.

Sebagai Solusi, Dinas Kesehatan mulai Juni 2013 menerima usulan perbaikan dan pembuatan Jamkesmas. Dalam pelaksanaan LKPJ Bupati tahun 2012, panitia Khusus DPRD Rokan Hulu mengelar hearing dengan Dinas kesehatan Rohul. Selain realisasi anggaran fisik dan non fisik, Pansus juga mempertanyakan terkait pemanfaatan fungsional Jamkesmas dalam proses pelayanan kesehatan di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD).

Pansus juga menyampaikan sebagian besar masyarakat belum memiliki kartu Jamkesmas, begitu juga pencetakan kartu jamkesmas salah sasaran. Ada juga masyarakat yang sudah meninggal masih mendapatkan Jamkesmas.

Menanggapi berbagai pertanyaan pansus tersebut, Kepala Dinkes, dr Wildan Asfan Hsb mengakui hal itu baru-baru ini, katanya hampir lima puluh persen kartu Jamkesmas yang di cetak beberapa waktu lalu memang tidak tepat sasaran. Sebab pembuatan kartu tersebut masih menggunakan data BPS yang ternyata keakuratannya hanya 50 persen.

“Kita memberi peluang bagi masyarakat yang tida memiliki kartu Jamkesmas melakukan usulan. Begituja untuk perbaikan dan penggantian kartu Jamkesmas,” tegas Wildan

Dipaparkan Wildan lagi, bahwa pada Program Nasional 1 Januari 2014 mendatang pengelolaan kartu Jamkesmas akan di ganti dengan sistem pengelolaan baru yakni, sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Fungsinya tak hanya di manfaatkan oleh masyarakat miskin, tapi bisa di manfaatkan oleh PNS dan pensiunan PNS, TNI dan Polri,” papar Wildan. (r4n)