bup safariSiak (SegmenNews.com) – Dalam Safari Jumat kali ini bupati menyampaikan maksud kedatangan kesini adalah ingin mendengarkan secara langsung aspirasi dari masyarakat sekaligus silaturahmi dengan warga masyarakat Desa Koto Ringin ini. Kami juga menyampaikan informasi pembangunan sampai ke desa-desa, karena ada beberapa masyarakat yang tidak mengetahui program-program pemerintah yang langsung dirasakan oleh masyarakat, seperti Pendidikan gratis mulai dari SD sampai ke tingkat SMA. Untuk itulah kami mengadakan agenda Jumat keliling atau Safari Jumat ini.   Kami juga menyarankan agar diantara Masyarakat dengan Kepala Desa agar terjalin komunikasi yang baik. Sehingga permasalahan yang timbul di tengah tengah masyarakat dapat di musyawarahkan pada tingkat desa, tidak selesai juga di bawa ketingkat kecamatan, dan seterusnya.

Saya setiap hari menerima sms pengaduan dari masyarakat, ada yang bisa langsung saya balas dan ada yang tidak, di karenakan tak mungkin pula Bupati yang menyelesaikan semua permasalahan, disitu ada kepala desa dan camat. Sekali lagi saya berharap agar kepada masyarakat dapat menyelesaikan masalahnya dengan bermusyawarah.

Terkait masalah pemekaran Desa Sungai Nyiur, saya jelaskan bahwa pada saat ini untuk sementara waktu pihak Kementerian Dalam Negeri tidak membenarkan adanya pemekaran desa. oleh karena itu saya berharap kepada warga Sungai Nyiur bersabar dulu, mungkin di tahun berikutnya ada perubahan kebijakan terkait pemekaran desa.

Kalau tidak salah di daerah ini nanti ada perusahaan perkebunan kelapa sawit, yang wilayahnya dari sini sampai ke Sungai Apit, sehubungan dengan ini saya telah sampaikan kepada perusahaan agar bermitra dengan masyarakat. Artinya ada bagian untuk masyarakat sesuai dengan porsinya untuk mendapatkan lahan plasma. Kami juga telah membuat kebijakan agar pembangunan pabrik kelapa sawit selanjutnya diarahkan ke wilayah sini, agar terjadi pemerataan yang sesuai dengan tata ruang kita, dan juga dapat mengurangi atau mencegah terjadinya kerusakan jalan akibat kendaraan sawit.

Yang terakhir saya menghimbau kepada kepala desa untuk membuat usulan ke Dinas Pertambangan dan Energi untuk mendata kebutuhan listrik di desa ini sebab masih ada juga desa-desa yang belum merasakan listrik. Jaringan listrik yang dipusatkan di Sungai Rawa tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 7 kecamatan antara lain kecamatan Sungai Apit, Sabak Auh, Bungaraya, Pusako, Siak, Mempura dan Dayun.

Hal tersebut disampaikan Bupati Siak pada Safari Jumat di Desa Koto Ringin Kecamatan Mempura yang di pusatkan di Masjid Al Muttakin. Sebelumnya Bupati  menyerahkan bantuan berupa karpet sajadah dan Al quran kepada Pengurus Masjid. Tampak hadir Camat Mempura Jumanotias, Kades Koto Ringin dan tokoh masyarakat desa Koto Ringin.(adv)