IKBRRokan Hulu (SegmenNews.com)– Tumpal Huta Barat menyatakan Ikatan Batak Riau ( IKBR ) Propinsi Riau di bawah pimpinannya hingga saat ini tetap eksis berjalan sesuai AD / ART tetap komit menjaga keberagamanan, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan tetap melestarikan nilai budaya bangsa serta tetap pada tujuan semula berorientasi sosial.

Demikian dikatakan Tumpal Huta Barat Keua Umum IKBR Propinsi Riau pada pertemuan silaturahmi dengan romobongan IKBR Rokan Hulu diantaranya Lando Sitompul,Palas Roha Tampubolon,Ha Simanjuntak serta Umar Sinaga.Acara silaturahmi berlangsung di Lantai II RM/Restoran Kota Buana Pekanbaru, Jumat ( 21/6 /2013 ).

Hadir dalam pertemuan silturahmi tersebut, Tumpal Huta Barat Ketua Umum IBR Riau, Manaor Sinaga Wakil Sekretaris IKBR Propinsi Riau, Oloan Marbun, Pardede pengurus IKBR lainnya.

Acara pertemuan siturahmi diadakan adalah atas prakarsa Ketua Umum IKBR Rokan Hulu Edison Sidabutar yang mengutus beberapa anggotanya mempertanyakan dualisme ke pengurusan IKBR Propinsi Riau.

Pertanyaan Ketua Umum IKBR Rokan Hulu muncul berawal saat ada IKBR lain selain IKBR pimpinannya melaksanakan Musda di Bangun Purba 19 Juni 2013 lalu. Pada Musda tersebut konon sudah terpilih ketua dan pengurus lainnya. Edison mengaku heran keberadaan Musda tersebut sebab menurutnya yang berhak mengadakan Musda adalah IKBR pimpinannya sebab selama ini IKBR Rokan Hulu adalah IKBR yang syah berdasarkan SK IBR Riau Tahun 2006. Saat itu ketua dan jajaran pengurus IKBR Rohul juga dilantik Ketua Umum IKBR Riau di Hotel Intan Ujungbatu Tahun 2006 silam.

Terkait keabasahan IKBR Rohul, Edison Saragih kemudian mengutus beberapa anggotanya ke Pekanbaru mempertanyakan dualisme IKBR tersebut menemui ketua IKBR Riau di Pekanbaru.

Ketua Umum IKBR Riau Tumpal Huta Barat mengakui memang saat ini terjadi dualisme kepengurusan IKBR Riau.

”Namun IKBR Riau yang sah adalah pimpinan saya. Memang ada kawan kawan kita juga yang melakukan Musda IKBR Desember tahun lalu tapi itu tidak sah karena tidak melalui prosedur. Sementara IKBR pimpinan saya tetap eksis hingga saat ini 12 IKBR kabupaten/Kota tetap mendukung dan menyatakan tetap bergabung ke IKBR kita,” jelas Tumpal Huta Barat yang juga pengusaha ini.

Adapun kronologi munculnya dua lisme kepegurusan IKBR Riau, ungkap Tumpal berawal dari ketidak puasan sebagian anggota IKBR Riau temasuk sdr Drs Cornelis Barus atas kepengurusan IKBR pimpina AB Purba.IKBR kemudian mengakomodir permintaan para naggota IKBR tersebut dan mempersilahkan menggelar Musda.

Tapi, tambah Tumpal Musda yang diamaantkan ke mereka tidak kunjung terjadi akhirnya IKBR pimpinan AB Purba mengadakan Musda di Mutiara Merdeka 11 Nopember tahun 201 dan secara aklamasi terpilih Tumpal Huta Barat sebagai Ketua Umum priode 2012 – 2017.Entah mengapa ungkap Tumpal lagi kelompok Corenelis pada Desember berikutnya mengelar Musda.

”Tentu Musda yang gelar mereka tidak sah dan dianggap illegal karena tidak melalui mekanisme dan posedur IKBR. Meski begitu kami mempersilahkan mereka membentuk ikatan Batak asalkan tidak mengatas namakan IKBR. Karena dalam prinsip demokrasi masyarakat bebas mendirikan organisai atau perkumpulan apapun. Namun kalau mereka tetap ngotot mereka adalah IKBR tentu IKBR mereka tidak sah,” jelas Tumpal.

“Kami mengklaim IKBR pimpinan kami yang sah karena estafet kepengurusan IKBR Riau dibawah pimpinan kami jelas turunannya. Dalam pengantian ke pengurusan memlaui Musda IKBR jelas turunannya seperti dari Thamrin Nasution ke Viator Buta Butar ke AB.Purba dan ke saya.

Dan dalam setiap Musda para ketua menyerahkan ketua harus dihadiri para ketua terpilih pada priode seblumnya.Jadi tidak ada ambisi pribadi disini dalam kepengurusan IKBR semua jelas mekanismenya.” Papar Tumpal.

Hal senada di ungkapkan Wakil Sekretaris IKBR Riau Manaor Sinaga mengaku heran atas IKBR tandingan tersebut. Menurut Manaor IKBR tandingan tersebut mendaftar ke Notaris yang sama yakni Notaris IKBR pimpinan Tumpal Huta Barat.

”Kita sudah daftarkan hak paten IKBR ke KemenHumHam. Mudah mudah an dalam waktu tidak berapa lagi hak paten IKBR akan keluar. Dan kalau sudah keluar barang siapa yang coba mengunakan lambang IKBR akan kita tuntut,” Kesal Manaor.

Tumpal Huta Barat berpesan kepada utusan IKBR Rokan Hulu agar jangan ragu lagi akan keberadaan pimpinannya.”Tetap IKBR rokan Hulu tetap di jalankan. Segera laksanakan Musda dan akan kami hadiri. 12 Kabupete/Kota se Riau telah menyatakan tetap eksis menudukung IKBR kepengurusan saya,” kata Tumpal.

Tumpal berpesan ke pada seluruh IKBR dibawah naungannya agar tidak menjual jual IKBR ke Calon Gubernur karena sejak semula IKBR didirikan tidak berorientasi politik.”Namun selaku warga Negara kan mempunyai hak pilih pilih lah sesuai pilihannya.Karena anggota IKBR kan terdiri dari dari berbagai agama dan suku.Jaga persatuan dan kesatuan.Jaga keberagaman.Dimana bumi di pijak disitu langit di jungjung.”pesan tumpal.

Tumpal menekankan agar IKBR Rokan Hulu segara melakukan Musda. ”Silahkan segera diadakan Musda salam kepada ketua IKBR Rokan Hulu Edison Saragih.” Tutup Tumpal Huta Barat. (rls)