Maradona (vivanews)
Maradona (vivanews)

SegmenNews.com– Ikon Timnas Argentina pada Piala Dunia 1986, Diego Maradona mengaku tidak mengetahui ada agenda coaching clinic yang berlangsung pada Sabtu 29 Juni 2013 kemarin. Mardona juga merasa dibohongi karena panitia ternyata menyelipkan acara tersebut dalam kunjungannya ke Indonesia.

Sebelumnya, orang tua para peserta coaching clinic yang berasal dari SSB Boca Juniors kecewa karena Maradona batal memberi pelatihan kepada anak-anak mereka. Saat berkunjung ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Maradona hanya tampil selama 15 menit tanpa memberi pelatihan.

“Saya tahu ada SSB Boca Juniors. Tapi saya tidak tahu ada coaching clinic dengan anak-anak Boca Juniors. Berarti, ada yang berbohong kepada saya mengenai hal ini. Saya tak pernah janji apapun akan melakukan coaching clinic, termasuk dengan SSB Boca Juniors,” ujar Maradona dalam jumpa pers sore tadi.

Maradona sendiri mengaku tidak keberatan bila diminta untuk mengikuti coaching clinic. “Saya mungkin ingin melatih mereka dan itu bukan masalah, tapi asal tidak ada yang berbohong soal itu. Jangan pernah membohongi anak-anak,” katanya.

Terkait hal ini, Ketua Promotor kedatangan Maradona ke Indonesia, Eddy Sofyan menyatakan, sejak awal telah memiliki kontrak terkait agenda coaching clinic. Namun pihaknya terpaksa menunda hal itu karena membludaknya peserta.

“Kami telah menyiapkan untuk coaching clinic. Anda telah melihat sendiri persiapan kemarin. Tapi situasinya situasional, peserta membludak. Nanti kami akan memberikan penjelasan lagi,” ucap Eddy singkat.

sumber:http://bola.viva.co.id/news/read/424926-maradona-merasa-dibohongi-perihal-coaching-clinic