Tersangka pencurian Sepeda Motor Diringkus Polisi
Tersangka pencurian Sepeda Motor Diringkus Polisi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Toga Harahap (21) tersangka Pencurian kendaraan bermotor telah menajdi burunan selama satu tahun akhirnya ditangkap pihak Polsek Rambah, Rabu (3/7/13) malam sekiytar pukul 15:00Wib).

Buronan itu ditangkap saat berada di rumahnya di Dusun Setia Alam Segar, Desa Tambusai timur, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Onny Trimurti Nugroho SE.SIK.MH melalui Kapolsek Rambah Iptu Dasmaliki mengatakan tersangka yang pengangguran ini sudah lama menjadi DPO Polsek Rambah. Tersangka merupakan anggota komplotan Agus Setiawan pelaku curanmor yang sebelumnya ditangkap sekitar Maret 2013 lalu.

Penangkapan komplotan Agus Setiawan kemudian di kembangkan terungkaplah anggota komplotannya yang salah satunya tersangka Toga Mortarkis Harahap.

Dalam pengembangan selanjutnya korban bernama Sutardi ( 46 ) warga SP III,Dusun Boter,Desa Rambah Tengah Hilir melaporkan ke Polsek Rambah korban ke hilangan sepedamotor Supra X 125 BM 5225 MH saat diparkir di pinggir kebun karet tempat dia menderes karet di Jalan Lingkar,Jalan Komlpeks Pemda Rohul.Korban mengetahui spedamotornya hilang sekitar pukul 11.00 saat korban hendak pulang selesai menderes karet.Korban yang yakin spedamotornya hilang di curio rang kemudian melapor ke Polsek Rambah.

Saat di periksa tersangka mengaku spedamotor Supra X 125 BM 5225 MH yang dicurinya setahun lalu itu menggunakan kunci T. Tersangka mengaku dirinya yang bertugas mengutip spedamotor dari lapangan kemudian menjulanya ke Agus Setiawan sebagai penadah.

Tersangka juga mengaku sudah mencuri 18 unit sepeda motor. Namun dari jumlah itu hanya 2 dari daerah Rohul, selebihnya dari luar daerah.

Kepada petugas, tersangka mengaku selain spedamotor milik Supardi, tersangka telah mencuri 18 speda motor. Dua spedamotor dia curi di Pasirpangaraian speda motor jenis RX King, sementara 16 lainnya dari luar daerah.

Tersangka juga mengaku bertugas sebagai tukang mengutip spedamotor dari lapangan kemudian di jual sama Agus Setiawan sebagai penadah. (r4n)