Ilustrasi net
Ilustrasi net

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Sebanyak 2.420 petasan berbagai merek berhasil disita dalam razia yang digelar oleh Polres Pelalawan dari sejumlah pedangan di kota Pangkalan Kerinci.

Operasi itu dipimpin Kabag Ops Polres Pelalawan Kompol Hariadi SSos didampingi Kabag Humas Polres Pelalawan AKP Lumban
Toruan.

“Jelang bulan suci ramadan, kita mulai mengelar operasi untuk antisipasi petasan, pekat, curanmor, curas dan curat, alhasil kita sudah menyita ribuan petasan,” ujar Kabag Humas Polres Pelalawan, Jumat (5/7) sore.

Maka dalam razia yang melibatkan personil gabungan baik dari Sat Reskrim, Intel, Shabara dan Provost di kerahkan ke lapangan. Hingga satu persatu warung kaki lima dan toko yang di curigai menjual petasan langsung di datangi petugas. Dengan teliti barang dagangan di periksa untuk mencari petasan alias mercon tersebut.

“Pedagang petasan tidak memiliki izin jual. Kalau kita temukan lagi akan disita tanpa pandang bulu. Sedangkan untuk kembang api baru ada yang memiliki izin tapi hanya sebahagian saja,” tegasnya.

Dipakarkan AKP Lumban, razia di mulai pasar Baru Pangkalan Kerinci, terhadap pedangan kaki lima yang terlihat menjual petasan langsung di datangi. Setelah di cek tidak memiliki izin, satu persatu petasan yang mereka edarkan langsung disita dan amankan sebagai barang bukti.

Setelah berhasil menyita ratusan petasan merek Tikus TAP dan Naga Mas di pedangan Jalan Abdul Jalil, kembali razia di lanjutkan ke Jalan Jambu. Kembali petugas menemukan petasan yang di jual bebas menjelang bulan puasa. Agar mengantisipasi ke
resahan masyarakat terutama lagi melaksanakan salat terawih.

“Kita harapkan peran serta masyarakat untuk memberitahu keberadaan penjualan petasan dan grosirannya, agar ditindak, masyarakat juga harus ikut memerangi pekat jelang puasa ini,” paparnya. (fin)