bus trans mtrPekanbaru (SegmenNews.com)– Pemerintah Kota Pekanbaru membutuhkan angkutan massal atau Trans Metro Pekanbaru (TMP) sebanyak 125 unit. Kebutuhan itu untuk menekan angka kemacetan lalu lintas.

“Idealnya, kita (Pekanbaru, red) membutuhkan sebanyak 125 angkutan massal. Namun karena keterbatasan anggaran maka pemenuhannya dilakukan bertahap,” kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus.

Menurutnya, dibutuhkan penambahan TMP selain untuk mengurangi kemacetan juga menekan jumlah risiko kecelakan serta polusi udara akibat gas buang dari kendaraan bermotor.

Bahkan survei Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru tahun 2012, menunjukkan pergerakan perjalanan masyarakat dari rumah ke kantor atau ke tempat tujuan lainnya di dalam kota mencapai 600 ribu kali pergerakan per hari.

“Dari 600 ribu kali pergerakan itu di antaranya sebanyak 450 ribu atau 71 persen berasal dari masyarakat yang menggunakan sepeda motor, 20 persen berkendaraan roda empat dan 10 persen menumpang angkutan umum,” katanya.

Tingginya aktivitas tiap orang yang menggunakan kendaraan bermotor merupakan pemborosan karena besarnya biaya transportasi yang dikeluarkan. Sementara subsidi BBM oleh pemerintah terus membengkak.

Selain itu, polusi udara yang ditimbulkan berupa gas buang dari kendaraan bermesin tersebut dan parahnya angka kecelakaan dengan menggunakan sepeda motor tercatat cukup tinggi.

“Oleh karenanya Pemkot Pekanbaru terus berupaya meningkatkan pelayanan angkutan massal. Dalam rangkain HUT Kota Pekanbaru ke-229,  telah ditambah sebanyak 50 unit Bus Transmetro sedangkan angkutan bus yang lama hanya berjumlah 20 unit,” imbuhnya. (ant)