Ismail Hamkaz SAg, Msi
Ismail Hamkaz SAg, Msi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu seharusnya jangan hanya memprioritaskan 4 objek wisata saja pada Musabaqoh Tilawatil Qur’an ke-32 Riau mendatang, walaupun 4 Ojek wisata itu dekat dengan lokasi MTQ. Seharusnya Disbudpar juga mempromosikan objek Wisata Religi yang ada unsur keagamaan.

Hal itu disampaikan oleh anggota DPRD Komisi III Kabupaten Rokan Hulu, Ismail Hamkaz SAg,Msi, Selasa (23/7/13). Tambahnya, apalagi Kabupaten Rokan Hulu berjulukan Negeri Seribu Suluk. Seharusnya Disbudpar dapat menyuguhkan tempat madrasyah suluk yang tertua dan sering di kunjungi sebagai simbol Daerah.

“Disbudpar jangan hanya memilah Objek wisata yang terdekat dengan Lokasi MTQ saja. Saya yakin, sebagian peserta dan tamu di MTQ nanti ingin mengetahui asal muasal julukan Kabupaten Rokan Hulu dengan nama Negeri Seribu Suluk,” ungkap Ismail.

Disbudpar juga harus memperhatikan Objek Wisata Religi lainnya seperti, Objek wisata Kerajaan Rokan, Kunto, Kepenuhan serta tempat kelahiran tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Kholidi di Desa Rantau Binuang Sakti dan objek wisata lainnya yang ada hubungannya dengan Keagamaan dan Suluk.

Ismail mengharapkan agar Disbudpar dan dinas terkait seperti Dinas Cipta Karya Bina Marga dan lainnya untuk mendukung kemajuan dan kelestarian objek wisata di Kabupaten Rokan Hulu. Bukan hanya untuk kegiatan serimonial belaka tanpa memikirkan out put yang akan terjadi setelah acara di selenggarakan.

“Sudah saatnya kita mempersamakan persepsi kita akan dunia pariwisata ini. Mana yang seharusnya di prioritas dan mana yang hanya menjadi wacana, namun saya menitikberatkan akan potensi yang terkandung dalam objek wisata tersebut dan outputnya, dimanapun objek wisata itu berada, jika ada kemauan pasti ada jalan,” papar pria bergelar Mamak Sutan Kayo Muah ini. (r4n)