forkopimda_siakSiak (SegmenNews.com) – Bertempat di Kantor Bupati Siak, Ruang Indra Pahlawan room, Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah berlansung. Hadir pada rapat FORKORPIMDA Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, M.Si, Wakil Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, M.Si, Kajari Siak, Zainul Arifin, SH, Ka.Pengadilan Negeri Siak, Irfanuddin, MH, Kapolres Siak dwakil Kompol Robet Arizal,S.Sos , danramil Siak, serta Asisten Sekretariat, Staf Ahli, Inspektur , Kepala Badan, Dinas, kantor dan Camat di Lingkungan Kabupaten Siak.

Rapat Forkorminda kali ini membahas persiapan jelang hari Raya Idul Fitri 1434 H , permaslahan dan solusi ataupun pemecahan masalah jelang lebaran tersebut. Bupati Siak Drs. H. Syamsuar menuturkan, bahwa jelang hari raya idul fitri 1434H akan meningkatnya mobilitas arus mudik orang dan kendaraan sebelum dan sesudah lebaran, serta antisipasi kendaraan roda 2 (dua) dan rawannya kecelakaan pada saat jelang lebaran tersebut. Juga antisipasi jalan pada Km.11 Buatan – Lubuk dalam akan macet pada saat hujan dikarenakan jalan yang licin. Beliau juga menegaskan puncaj arus mudik diperikirakan pada tanggal 03 Agustus 2013 , serta diharapkan koordinasi PT.CPI untuk dispensasi penggunaan jalan alternative , PT.RAPP, PT.IKPP agar untuk stand by mobil / alat berat guna antisipasi mecet atau kecelakaan jelang mudik lebaran tersebut serta kerjasama antar puskesmas untuk siaga 24 jam . Bupati juga menhimbau agar kendaraan- kendaraan berat menghentikan kendaraan berat/kayu, CPO terhitung mulai H-& ( tanggal 01 Agustus 2013 ) dan Bupati Siak menghimbau pada masyarakat yang akan mudik pada tanggal tersebut hendaklah berhati-hati serta mengecek kendaraan yang akan dipakai sebelum digunakan buat mudik lebaran.” Diharapkan koordinasi antara dishub, satpol PP dan kepolisian untuk pebertiban parker di Jembatan Siak, Jembatan Perawang dan jembatan Teluk Mesjid mengingat jelang arus mudik yang akan berlangsung, jembatan-jembatan tersebut kerap digunakan oleh muda-mudi untuk sekedar nongkrong atau berehat di sisi kiri dan kanan jembatan dan tentu saja itu sangat membahayakan para pengguna lalu lintas dijembatan tersebut. “

Dalam rapat tersebut Bupati juga menegaskan agar 14 titik pos Pam angkutan lebaran berjalan dengan baik mengingat jelang lebaran H-7 dan H+7 nantinya.  “ hendaknya Dinas Koperasi dan Perindag berkoordinasi dengan SPBU/APMS untuk dapat menjamin ketersediaan BBM bersubsidi diseluruh spbu/apms diseluruh wilayah kabupaten Siak dengan menembus DO yang telah ditetapkan serta Bupati juga menghimbau agar semua pihak terkait termasuk Camat, Upika, dan LSM setempat untuk sama-sama mengawasi pengisian Menggunakan Jerigen nantinya.

karena yang akan kita takutkan adalah terjadinya penimbunan BBM oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan mendapatkan kesempatan disaat itu. Karena banyaknya pengisian BBM oleh Jerigen tidak sesuai dengan Pepres 15 Tahun 2012.

“Serta pemantaun dan pengawasan pada harga kebutuhan pokok masyarakat seperti jelang lebaran biasanya akan terjadi ledakan supplay dan demand sehingga harga pokok cendrung naik dan meningkat tajam sehingga daya beli masyarakat akan turun dalam memenuhi kebutuhan pokok tersebut. “ tegasnya (adv)