mpPekanbaru (SegmenNews.com) – Mall Pekanbaru yang berada di persimpangan Jalan T Umar- Sudirman terbakar, Minggu (11/8/2013). Akibatnya, pengunjung salah satu mall terbesar di Pekanbaru itu berhamburan keluar.

Sejumlah pengunjung mengaku kecewa kepada pihak pengelola. Pasalnya, pihak pengelola terkesan lambat memadamkan api dan juga tidak ada pemberitahuan yang disampaikan pengelola yang didengar pengunjung atas kebakaran itu.

“Kalau mall sebesar ini semuanya harus secepat tanggap. Pengelola ataupun sirine tanda bahaya itu harus dibunyikan. Kalau seperti ini pengunjung kan kecewa. Syukur-syukur pengunjung tidak ada yang terjepit atau meninggal untuk menyelamatkan diri,” kata Ando, warga Pekanbaru kepada kapurnews.com.

Tidak itu saja katanya, Mall ini juga bertautan dengan Hotel Jatra. Kalau kondisinya seperti ini sangat membahayakan pengunjung mall dan tamu yang menginap di hotel tersebut.

“Ini berbahaya. Manajemen mall harus mengevaluasinya dan tak bisa dibiarkan,” katanya.

Kebakaran dilantai paling atas itu merupakan kawasan yang menjual berbagai makanan dan minuman.

Pihak manajemen MP menutup pintu masuk mall menggunakan meja-meja. Hal itu dilakukan setelah mereka mengevakuasi pengunjung dan seluruh pegawai toko sekitar pukul 12.20 WIB.

Petugas polisi juga sudah membuat perimeter di sekeliling MP untuk memudahkan akses bagi pemadam kebakaran. Polisi juga menutup akses Jalan Tengku Umar yang berada tepat di depan MP.

Ada sekitar tiga mobil pemadam kebakaran berada di lokasi itu untuk memadamkan api.

Kebakaran kuat dugaan terjadi di sebuah toko sepati di lantai dasar MP dekat atrium utama. Asap hitam langsung mengepul ketika kejadian itu terjadi, mengakibatkan kepanikan para pengunjung yang sedang menikmati hari terakhir libur Lebaran.

Manajemen MP mengevakuasi ratusan pengunjung di lantai dua dan tiga menggunakan tangga darurat.

Pada saat kejadian beberapa petugas keamanan langsung dikerahkan untuk memadamkan kebakaran menggunakan racun api. Asap hitam yang terlalu pekat membuat para petugas kesulitan bernafas sehingga mereka terpaksa menggunakan masker medis berwarna hijau.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak MP terkait kebakaran itu. Penyebab kebakaran dan kerugian belum bisa dipastikan. (chir)