Ilustrasi
Ilustrasi

Bandar Sei Kijang (SengmenNews.com)– Seorang Dosen Abdul Syukur (29) bersama tunangganya Dikta Oktavian (25) terpaksa menjalani perawatan di Rumah sakit Awalbros Pekanbaru, setelah sepeda motor mereka bertabrakan dengan sepeda motor sekuriti PT RAPP Noviansyah Siregar (24) di Jalan Lintas Timur, Km 40, desa Kiyap Jaya, kecamatan Bandar Sekijang, kabupaten Pelalawan.

Dari informasi kecelakaan itu terjadi, Senin (12/8) sekitar pukul 07.30 WIB saat korban baru pulang dari rumahnya di Town Site II, Pangkalan Kerinci bersama tunangganya dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BM 4100 CS.

Namun ditengah perjalanan saat akan melewati jalan menikung, tiba-tiba dari arah depan datang pengendara sepeda motor Yamaha Vixion BM 5456 AB yang ditunggangi sekuriti RAPP tersebut. Walau kedua berusaha menghindar, tapi karena kecepatan tinggi hingga tabrakan tidak terhindari lagi.

Alhasil kedua pengendara bersama boncengan jatuh terpental ke aspal setelah kuda besi laga kambing. AKibatnya sang dosen mengalami patah bagian tangan, dan calon istrinya patah bagian kaki. Sementara sekuriti RAPP juga mengalami luka-luka lecet setelah semapt ikut jatuh terseret.

Warga yang melihat ada kecelakaan lalulintas segera menghubungi petugas kepolisian. Unit Lakalantas Kiyap Jaya bersama Satlantas Polres Pelalawan yang mendapat laporan segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Dengan kondisi luka parah ketiga korban segera dilarikan ke RS Amelia Medika.

Tapi kondisi Dosen dan calon istrinya mengalami luka parah dan patah-patah akhirnya di rujuk ke RS Awal Bros Pekanbaru.

Sedangkan sekuriti RAPP itu masih di rawat di RS Amelia Medika, pangkalan Kerinci. Sementara barang bukti (BB) kedua sepeda motor yang menalami rusak parah kini telah diamankan di Unit Lakalantas Kiyap Jaya.

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kasat Lantas AKP Afrizal didampingi Kanit Laka Ipda Suprianto, Selasa (13/8) membenarkan adanya kecelakaan lalulintas tersebut yang mengakibatkan kedua pengendara bersama penumpangnya mengalami luka berat. (fin)