ilustrasi
ilustrasi

Tangerang (SegmenNews.com)– Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai penyuapan bisa dilakukan di mana saja, tak harus di lapangan golf. Maka, dia tidak setuju jika kelak ada larangan pejabat bermain golf.

“Penyuapan bisa terjadi di mana saja, di rumah, restoran, di kantor, juga di lapangan golf, apalagi jika mental Anda lemah,” katanya menanggapi pertanyaan soal banyaknya kasus korupsi dan suap yang bermula dari lobi-lobi di lapangan golf.

Karena itu, Ketua Umum Palang Merah Indonesia ini jelas menyatakan ketidaksetujuannya jika pejabat bakal dilarang main golf. “Biarkan saja pejabat main golf. Tidak ada hubungannya kasus itu (suap kepada Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi Rudi Rubiandini) dengan main golf,” kata Kalla saat ditemui di Gedung Garuda Bandara Soekarno-Hatta, Selasa, 27 Agustus 2013.

Seperti diberitakan, kasus dugaan suap bekas Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini ini bermula dari operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Selasa, 13 Agustus 2013. Kasus ini sudah menjerat tiga orang sebagai tersangka. Ketiganya adalah Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini, petinggi Kernel Oil Pte Ltd Indonesia Simon Gunawan, dan Deviardi yang diketahui sebagai pelatih golf Rudi.

Diduga, ada duit untuk Rudi yang digunakan untuk “menanam jasa” trading atau tender di bidang migas, yang belum berlangsung, supaya Kernel Oil memenangi tender itu.

sumber: tempo