Ketua Umum PDIP Megawati diapit Jokowi dan Jusuf Kalla saat peringatan Hari Lahir Pancasila, Sabtu 1 Juni 2013(Antara/ Fanny Octavianus)
Ketua Umum PDIP Megawati diapit Jokowi dan Jusuf Kalla saat peringatan Hari Lahir Pancasila, Sabtu 1 Juni 2013(Antara/ Fanny Octavianus)

Jakarta (SegmenNews.com)– Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membuka kemungkinan maju dalam pemilihan presiden (pilpres) 2014 bersama dengan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi). Namun, JK mengakui tidak dalam posisi sebagai pihak yang mengambil inisiatif.

“Ini sangat tergantung kepada Jokowi sendiri dan lebih tergantung lagi kepada Ibu Mega, bagaimana arahnya. Saya sendiri tidak bisa memberikan komentar,” kata JK saat ditemui di kantor Dewan Masjid Indonesia (DMI), Menteng, Jakarta, Jumat 30 Agustus 2013.

Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu tidak bisa berandai-andai. Walaupun ia tidak membantah bahwa dalam politik banyak hal yang mungkin terjadi.

“Tapi sekarang masih lihat perkembangan. Yang menentukan itu Ibu Mega, bukan kami,” katanya.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu menilai politik bersifat sangat dinamis. Ia mengaku selalu mencermati setiap perkembangan mutakhir.

“Sebenarnya perkembangan yang paling menentukan setelah pileg (pemilihan legislatif). Kalau posisi-posisi partai ini sudah jelas,” ujarnya.

Lebih jauh, JK menegaskan pada prinsipnya dia siap bersama membangun bangsa baik di pemerintahan ataupun tidak. Seperti saat ini, ia melakukan itu melalui Dewan Masjid dan Palang Merah Indonesia.

“Kalau itu ditakdirkan untuk memimpin bangsa dalam pemerintahan, tentu bagi saya sangat penting. Ya nanti kita lihat perkembangan,” katanya.

sumber: viva