tolakMissWorldPekanbaru (SegmenNews.com) – Sebanyak 52 Ormas Islam Riau kunjungi DPRD Provinsi Riau, Kamis, 05 September 2013 terkait pernyataan sikap menolak penyelenggaraan Miss World 2013 yang diadakan di Indonesia.

Perwakilan yang berjumlah kurang lebih 120 orang tersebut diantaranya dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Front Pembela Islam(FPI),Kahmi, Persis, PPP, PKS, MUI, ICMI, Remaja Mesjid, Forum Majelis Taklim dan Himpunan Mahasiswa Islam. Rombongan diterima oleh ketua fraksi PPP, Rusli Effendi, Ketua fraksi PKS, Mansyur, Sekretaris Fraksi PPP, Jabarullah dan Sekretaris Komisi A, Syafruddin Saan.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Hizbut Tahrir Indonesia Riau, Muhammadun, menyampaikan ajang miss world merupakan salah satu penjajahan budaya dan penghinaan bagi umat Islam Indonesia, umat Islam yang terbesar di dunia. Ajang ini juga membuat perempuan menjadi komoditi yang secara tidak langsung merendahkan martabat perempuan yg dimuliakan agama Islam, acara ini berbahaya bagi umat Islam dan harus ditolak penyelenggaraannya. Senada dengan Muhammadun, Ketua FPI Riau, Zulhusni Domo, juga menolak ajang miss world karena jelas-jelas kegiatan ini dapat merusak akhlak dan kegiatan apapun yang bertujuan merusak akhlak harus ditolak.

Dan inilah 4 pokok pernyataan sikap Ormas Islam Riau terkait penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia :
1. Menolak penyelenggaraan Miss World 2013 karena acara ini merupakan proyek penjajahan dan liberalisasi budaya dan sama dengan eksploitasi tubuh perempuan serta merendahkan harkat dan martabat perempuan.
2. Mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut izin penyelenggaaraan miss world di Indonesia dan mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan eksploitasi perempuan dalam bentuk apapun di negeri ini.
3. Menyerukan kepada seluruh perempuan Indonesia untuk mengembalikan harkat dan martabat perempuan sbgmn visi dan misi penciptaannya oleh Allah SWT yakni sbg perempuan yg mulia yg menjalankan peran, tugas pokok dan fungsinya sebagaimana telah ditetapkan oleh Allah SWT.
4. Menyerukan kepada seluruh umat untuk berjuang dengan sungguh-sungguh memerangi sistem sekuler kapitalis yg telah terbukti sebagai sumber dari penistaan harkat dan martabat perempuan melalui berbagai ekploitasi dan komersialisasi perempuan.

Ketua Fraksi PPP, Rusli Effendi menyambut baik dan mendukung sepenuhnya pernyataan sikap Ormas Islam Riau ini, dan menegaskan bahwa akan segera menindaklanjuti hal tersebut dengan menyampaikan kepada badan kehormatan untuk selanjutnya diteruskan kepada DPR RI. (den)