ilustrasi
ilustrasi

Kandis (SegmenNews.com) Para Joki berkeliaran di sepanjang jalan Minas-Kandis Kabupaten Siak yang macet di akibatkan pengerjaan peningkatan jalan. Para Joki tersebut memanfaatkan jalan yang macet untuk mencari rupiah.

Pihak kontraktor yang tidak berusaha menggunakan jalan alternatif untuk menghindari kemacetan membuat masyarakat sekitar memanfaatkan untuk mencari uang sebagai “joki” (petunjuk jalan arternatif untuk menghindari kemacetan).

Sebut saja Roni, salah satu Joki yang berada di jalan KM 41. Dia mengaku mendapatkan uang Rp 25 ribu untuk satu kali pelanggan yang memintanya mengantarkan dan menunjukkan arah jalan alternatif lain untuk menghindari kemacetan.

“Jalan kebun itu bisa bang! tapi kasih uang ya,” ujar Joky itu kepada SegmenNews.com Sabtu kemarin yang saat itu melintas.

Dilokasi kemacetan tampak jajaran Satuan Polisi Lalulintas (Satpolantas) Polres Siak bekerja keras untuk mengatur arus lalulintas di Jalan. Jalur dibuat sistem buka tutup.

Macet sepanjang terlihat dari Kilometer 41 hingga ke kilometer 57, petugas kepolisian Satlantas Polres Siak dari Polsek Minas disibukkan engan pengaturan lalulintas. Diantara Satlantas yang berjaga yakni Briptu A Siregar dan Brigadir Robianto, kedua polisi ini selalu menyisir lokasi-lokasi rawan kemacetan di arus lintas tersebut.

“Kemacetan ini karena adanya perbaikan jalan, dan dilakukan sisten buka tutup sejalur. Dan pasti sedikit terjadi kemacetan, tetapi kita berusaha agar kemacetan ini untuk tertip,” terang A.Siregar. (rinto)