Kadisnakkan Rohul, Marjoko
Kadisnakkan Rohul, Marjoko

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Minimnya peternak ikan di Kabupaten Rokan Hulu sehaingga menyebabkan Daerah Negeri Seribu Suluk tersebut kekurangan ikan hingga 10 ton pertahunnya.

Data Dinas Perikanan dan Pternakan (Disnakkan) Rokan Hulu kebutuhan ikan bagi masyarakat di Rokan Hulu mencapai 17 ton pertahunnya, namum Rokan hulu hanya mampu mempoduksi ikan 7 ton pertahun. Sehingga tiap tahun Rokan Hulu kekurangan 10 ton ika.

“Untuk mengatasi kekurangan ikan, kita terpaksa mendatangkan dari Daerah Sumbar dan Medan, Baik itu ikan tawar maupun ikan laut,” ungkap Kadisnakkan, Marjoko, kepada segmennews.com, Rabu (18/9/13) diruang kerjanya.

Diakui Marjoko kurangnya ikan di Rokan Hulu disebabkan masyarakat masih memanfaatkan ikan yang ada di sungai sehingga masyarakat yang mau beternak ikan sangat minim.

Tapi lambat laun masyarakat mulai memahami akan kebutuhan ikan di Rokan Hulu. Melalui sosialisasi dan program bibit ikan maka kesadaran masyarakat mulai menggeliat, terutama pada ternak ikan lele yang sangat diminati masyarakat.

“Kita membantu masyarakat peternak ikan yang tergabung pada kelompok tani di 5 kecamatan memberikan bibit ikan dan pembuatan kolam ikan dari terpal Masing-masing kelompok mendapatkan 24 ribu bibit ikan dan 3,25 ton pakan ikan ditahun 2012 lalu,” papar Marjoko.

Menurut Marjoko pihaknya menerapkan pembuatan kolam ikan dari terpal, sebab kolam itu akan lebih hemat lahan, tapi tetap berpenghasilan memuaskan.

“Kita akan terus memacu kesadaran masyarakat untuk beternak ikan agar Rokan Hulu tidak lagi kekurangan ikan bahkan biasa berproduksi untuk dijual keluar Daerah,” ujarnya. (r4n)