int
int

Siak (SegmenNews.com)- Kondisi listrik PLN di kota industri Perawang sering mati hidup alias byarpet. Hal ini tentu membuat gerah warga masyarakat sekitar. Mereka pun mengadukan hal tersebut ke anggota DPRD Siak.

“Sudah berbulan-bulan listrik PLN di Perawang, byarpet, dan makin lama makin parah. PLN sepertinya acuh, tanpa menghiraukan
keresahan konsumen,” ungkap anggota fraksi PDI P DPRD Siak, Marudut di Siak.

Menurutnya, PLN seharusnya dapat memberikan alasan secara terbuka terkait penyebab krisis listrik. Dengan demikian, konsumen
menjadi tahu penyebabnya, dan tidak resah dibuatnya.

Selain itu, lanjutnya, PLN juga harus bisa memaksimalkan kinerjanya dalam menghadapi kendala penyebab mati hidupnya listrik
tersebut sehingga masyarakat tidak dirugikan.

“Sudah puluhan tahun Indonesia merdeka, masa masalah listrik saja tidak kunjung ‘merdeka’,” tegas politisi asal Perawang ini.
Diungkapkan, saat pihaknya mempertanyakan hal tersebut ke PLN, jawabannya karena debit air menurun. Padahal, apapun alasannya
seharusnya PLN mengekspos hal tersebut ke masyarakat, dan segera mengatasi kendala tersebut, dengan tidak membiarkanya
berlarut-larut.

Selanjutnya, kata Marudut, Pemda juga harus tanggap atas penderitaan masyarakat dengan berupaya mencarikan jalan keluar yang
terbaik.

“Jangan tunggu masyarakat dem rame-rame ke kantor PLN, baru berpikir untuk mengantasi,” cetusnya, seraya memastikan bahwa hal
tersebut, tidak menutup kemungkinan dilakukan masyarakat Perawang bila mereka sudah banyak mengeluhkan banyaknya perangkat
elektronik mereka yang rusak akibat listrik yang byarpet tersebut.***(rin)