uang di bankBengkalis (SegmenNews.com)- Forum Komunikasi Antar Lembaga (Fokal) Kabupaten Bengkalis menduga bahwa Proyek Multiyears terindikasi penyimpangan. Padahal proyek Multiyears itu telah disediakan anggaran 2,5 Triliyun.

Kecurigaan penyimpangan itu disampaikan Sekretaris Forum Komunikasi Antar Lembaga (Fokal) Bengkalis, Syafril Naldi, Minggu (13/10). Fokal juga meminta kepada DPRD Bengkalis agar segera menggunakan haknya dalam menyelidiki proses lelang proyek multi years (MY) Bengkalis yang hingga kini belum ada tanda tanda dikerjakan oleh rekanan.

“Kami berharap agar DPRD Bengkalis segera lakukan exion menyelidiki kebijakan pemda terkait proyek MY yang hingga sampai saat ini belum juga ada tanda tanda akan dilaksanakan pekerjaannya,” kata pria ini dengan panggilan akrabnya Onal.

Fokal berharap pada DPRD Bengkalis itu untuk menggunakan hak menyelidiki itu sesuai yang diatur dalam perundang- undangan berdasarkan alasan penyelidikan resmi dari pokok permasahan yang timbul itu tercamtum dalam undang-undang 27/2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD untuk penyelidikan terhadap persoalan pengadaan barang dan jasa yang ada di Pemkab Bengkalis terutama proyek MY.

Onal juga menjelaskan bahwa hal yang dicurigai terkait masalah telah ditemukan oleh Fokal itu sudah disampaikan kepada dewan dan juga sudah dilayangkan pada Bupati Bengkalis.

“Proyek MY Bengkalis itu merupakan persoalan yang paling disoroti berbagai kalangan msyarakat dan penegak hukum lantaran telah terindikasi ada kegiatan dalam pelaksanaan tidak sesuai dengan Lembar Data Pemilihan (LDP) atau menyimpang dari ketentuan yang ada,” tambahnya. (war/ur)