int
int

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa berdasarkan informasi dan laporan rutin yang diterimanya dari Tim Penyelenggara Haji Daerah (TPHD) Rohul Ahmadi SHI dan Damrah SSos, 210 Jamaah Calon Haji (JCH) Rohul telah selesai melaksanakan wukuf di Arofah, pada tanggal 9 Zulhijjah 1434 H / 14 Oktober 2013 M.

Dikatakannya, wukuf di Arofah adalah puncak Ibadah haji, sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah SAW : Haji adalah wukuf di Arofah. Bagi yang ikut wukuf di Arofah maka telah sah hajinya, sedangkan bagi yang tidak ikut wukuf di Arofah maka yang bersangkutan dianggap tidak melaksanakan ibadah haji, jelas Ahmad Supardi.

Ahmadi dan Damrah melaporkan, bahwa keseluruhan JCH Rohul sebanyak 210 orang, telah melaksanakan ibadah wukuf dan tidak ada satupun yang tidak ikut wukuf. Selain itu, semuanya dapat melaksanakan wukuf secara normal dan tidak ada satupun yang disafari wukufkan.

Menurut Ahmadi dan Damrah, setelah selesai melaksanakan wukuf di Arofah, seluruh JCH menuju Muzdalifah untuk bermalam, sambil mengambil batu untuk melontar. Semuanya juga telah dapat bermalam di Muzdalifah. Setelah itu, para JCH menuju Mina untuk melontar Jumroh.

Setelah tiba di Mina, pada tanggal 10 Zulhijjah 1434 H atau 15 Oktober 2013, para JCH Rohul yang jumlahnya 210 orang, langsung melontar Jumroh Aqobah, setelah itu melaksanakan tahallul awal, yang ditandai dengan mecukur rambut. Cukur rambut ini dilaksanakan di pinggir-pinggir jalan di Mina yang dilakukan oleh jasa pemotongan rambut, jelas Ahmadi.

Ahmadi dan Damrah lebih lanjut menyatakan, bahwa selesai Melontar Jumroh Aqobah dan bertahallul awal, para JCH akan bermalam di Mina dan setelah itu, besoknya, Rabu (16/10/2013) akan melaksanakan melontar Jumroh Ula, Jumroh Wustha, dan Jumroh Aqobah. Setelah itu kembali ke tenda masing-masing. Alhamdulillah, semuanya telah selesai melontar ketiga jumroh tersebut, tegas keduanya.

Ahmadi juga melaporkan bahwa JCH Rohul besar kemungkinan akan mengambil nafar awal dan bukan nafar tsani, sehingga dengan demikian, maka setelah selesai melontar hari kedua atau tanggal 11 Zulhijjah/16 Oktober, akan langsung berangkat ke Makkah untuk melaksanakan Thawaf Ifadhah, kemudian sa’i, setelah itu tahallul tsani.

Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, bahwa setelah semua JCH telah selesai melaksanakan hal-hal tersebut di atas, maka para JCH telah selesai melaksanakan ibadah haji, dan telah menyandang gelar Haji dan atau Hajjah.***(r4n)