Bupati Syamsuar dan Kapolres Siak (kiri) saat menyambut Kapolda Riau, Brigadir Jendral (Brigjen) Polisi Condro Kirono
Bupati Syamsuar dan Kapolres Siak (kiri) saat menyambut Kapolda Riau, Brigadir Jendral (Brigjen) Polisi Condro Kirono

Siak (SegmenNews.com)– Sejauh ini daerah Kabupaten Siak termasuk aman, dan meskipun demikian kemajuan ekonomi masyarakat perlu dikawal, karena hal ini sering dimanfaatkan oleh pelaku-pelaku kejahatan, seperti terjadinya pencurian dengan kekerasan.

Selain itu, khusus wilayah Provinsi Riau kasus yang harus diwaspadai yakni Pencurian dengan kekerasan (Curas), Pencurian dengan pemberatan (Curat). Untuk menangani kasus-kasus tersebut pihaknya telah membuat tim khusus untuk mengungkap kasus yang ada.

Hal itu dikatakan Kapolda Riau Brigadir Jendral (Brigjen) Polisi Condro Kirono saat Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Siak, Kamis (17/10/13). Kedatangan rombongan di pelabuhan Lasdap tersebut langsung disambut Bupati Siak Syamsuar, dan digejar penjamuan para tamu di kediaman bupati di Jalan Raja Kecik.

“Khusus di Riau, kami seluruh jajaran telah melakukan langkah superhensif, dengan memberdayakan masyarakat, membuat tindakan prefentif dan penegakan hukum,” imbuh kapolda.

Disamping itu, Kabupaten Siak merupakan wilayah yang dikelilingi perairan, kondisi geografis ini memungkinkan banyaknya pintu masuk barang ilegal atau penyelundupan ke daerah ini. Dicontohkan pada penangkapan barang elektronik ‎berupa Hanphon merek BlackBerry 1000 unit dan beberapa Laptop diwilayah perairan Tanjung Buton oleh Pol Air Siak beberapa bulan yang lalu, hingga saat ini kasusnya masih membatu di bea cukai Siak.

Sementara penyeludupan melalui jalur darat yang sebelumnya banyak terungkap yakni, beberapa truk bawang merah bombai yang melintas di wilayah Siak dan berhasil diamankan oleh Polres Siak, dari pihak kepolisian memberikan keterangan dokumennya tidak lengkap. Sementara kasus ini dilimpahkan ke Karantina Pekanbaru, karena menurut kepolisian pihak karantina lebih berwenang untuk memproses kasus ini.

Beberapa kasus tindak kejahatan yang bisa saja terjadi dan kapan saja, begitu juga dengan kasus kecelakaan lalulintas yang di akibatkan pesatnya peningkatan ekonomi masyarakat berdampak pada tingginya jumlah pembelian kendaraan, sementara hal itu tidak dibarengi dengan pemahaman tentang peraturan berlalulintas.

“Kita akan mengupayakan memaksimalkan rambu-rambu lalulintas bersama Bupati,” ungkap Kapolda.***(rinto)