int
int

Siak (SegmenNews.com)- Dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat kabupaten Siak, terutama kalangan petani sawit, diperlukan industri hilir pengolahan kelapa sawit diwilayah yang cukup jauh untuk diakses dalam penjualan Tandan Buah Segar (TBS).

Hal ini tentunya dapat diwujudkan melalui pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) diwilayah yang potensial. Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi menganggap penting untuk segera dilakukan pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) guna mengakomodir penjualan TBS dari kebun masyarakat di kabupaten Siak maupun kebun yang dibangun pemerintah daerah melalui pola kemitraan bersama masyarakat. Salah satu wilayah yang dinilai potensial dan mengharapkan keberadaan PKS adalah Kecamatan Pusako.

Hal itu diungkapkannya saat menggelar audiensi bersama Jajaran direksi dan komisaris PT.Siak Prima Nusalima di Private Lounge, Hotel Premiere, Pekanbaru. Kamis (24/10/13).

“Dari beberapa kunjungan saya kesana, banyak masyarakat yang mengharapkan pembangunan PKS disana,” jelas Bupati. Keinginan ini tentunya dilandasi mengingat luas lahan perkebunan sawit mencapai lebih kurang 3500 Ha yang dibangun pemkab Siak melalui pola kemitraan yang berada di tujuh desa di kecamatan tersebut serta kebun milik masyarakat lainnya. Sementara Bupati menilai, PKS yang ada belum mampu menampung seluruh TBS masyarakat.”PKS yang ada belum mampu menampung seluruh penjualan TBS dari kebun yang ada,” imbuhnya.

Karena PKS ini nantinya tambah Syamsuar akan mempercepat pengembangan wilayah kecamatan Pusako sekaligus menstimulasi sektor perekonomian masyarakat lainnya.

“Kalau sudah ada PKS disana otomatis akan memudahkan masyarakat untuk menjual TBS. PKS ini juga akan membuat ramai disana dan memajukan wilayah itu,” ungkap Bupati.

Terkait hal itu, Bupati meminta SPN untuk mengambil sikap dan langkah ke depannya. Apakah nantinya akan diberikan kesempatan kepada Investor dengan pola kemitraan atau mungkin SPN bisa mengakomodir kebijakan tersebut. Akan tetapi sejauh ini pemerintah masih melakukan kajian-kajian sebagai langkah yang selektif terutama untuk menggaet kalangan investor yang berminat membangun kebun kelapa sawit.

Selaku pihak Komisaris PT.SPN Arif Imam Santoso menyambut baik apa yang menjadi keinginan masyarakat seperti yang disampaikan Bupati. Namun seperti yang terurai pada rapat tersebut, sejauh ini pihak terkait masih mencari pola dan metode terbaik soal pembangunan PKS tersebut.

Termasuk soal seleksi calon investor yang dititik beratkan pada transparansi pengelolaan. Tampak pula hadir dalam kesempatan tersebut Asisten I Sekda Siak Fauzi Asni yang juga merupakan Komisaris, Asisten II Syafrilenti, Komisaris PT.SPN Arif Imam Suroso, Berlino Mahendra, Dirut PT.SPN Wijatmoko Rahtrisno.(adv/rinto)