ilustrasi
ilustrasi

Bogota (SegmenNews.com)– Bukannya memberikan kasih sayang dan merawat anaknya dengan baik, seorang ibu asal Kolombia justru tega menjadi mucikari bagi anak-anaknya. Tak tanggung-tanggung, semua anaknya yang telah siap secara seksual dimanfaatkan semua.

Dilaporkan laman New York Daily News, Kamis, 24 Oktober 2013, Margarita de Jesus Zapata Moreno, akhirnya ditahan di kepolisian Bogota pada awal pekan ini. Penangkapan ini terjadi setelah salah satu anaknya melaporkan perbuatan Zapata kepada polisi.

Anak perempuan berusia 16 tahun itu merasa sangat marah lantaran Zapata memintanya menggugurkan kandungan yang merupakan hasil hubungannya dengan ‘pelanggan’ ibunya itu. Tidak hanya menyeret Zapata, seorang pria, berusia 51 tahun, Tito Cornelio Daza juga dilaporkan. Ia merupakan ayah biologis dari janin si gadis malang.

Dari sinilah kelakuan Zapata terbongkar semuanya. Rupanya, dari 14 anak yang dimilikinya, sebanyak 12 anak telah dijual keperawanannya. Masing-masing dari mereka dihargai sekitar Rp 2,2 juta. Zapata memaksa anak-anaknya untuk melacurkan diri demi membayar tagihan dan keperluan rumah.

Zapata mulai melacurkan anak-anaknya saat mereka berusia 12 tahun. Mereka akan diberikan kepada pria hidung belang yang haus seks terhadap gadis-gadis muda.

Sementara itu, dua anak Zapata lainnya adalah seorang laki-laki berusia 11 tahun dan seorang perempuan yang baru berusia 9 tahun.

Meski sudah tertanggap, Zapata membatah tuduhan yang dialamatkan padanya. Kini, penyelidikan masih berlangsung. Jika terbukti bersalah, Zapata akan dituntut hukuman penjara selama 10 tahun.

Badan Meteorologi Jepang menuturkan, meski ada sedikit perubahan permukaan laut di wilayah pesisir, hal ini tidak akan berpengaruh besar. ***(den)

sumber: New York Daily News/tempo