azlainiJakarta (SegmenNews.com)- Azlaini Agus (61) dinonaktifkan dari tugas-tugasnya sebagai wakil ketua Ombudsman karena dilaporkan menampar Yana Novia, staf PT Gapura Angkasa. Kasus itu akan diperiksa majelis kehormatan Ombudsman.

“Tidak memberi penugasan kepada Azlaini Agus terkait tugas-tugas Ombudsman,” kata anggota Ombudsman Budi Santoso dalam jumpa pers di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Rabu (30/8/2013).

Keputusan ini berlaku sejak keputusan rapat pleno yang diketuk pagi tadi sekitar pukul 04.00 WIB. Penonaktifan ini berlaku hingga adanya rapat pleno lanjutan terkait majelis kehormatan.

“Supaya beliau berkonsentrasi pada proses hukum dan majelis kehormatan maka beliau tidak diberi tugas-tugas supaya tidak bias,” kata anggota Ombudsman lainnya, Hendra Nurtjahjo, seperti dilansir detik.

Selain membebastugaskan Azlaini, Ombudsman juga membentuk majelis kehormatan untuk memeriksa dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan.

Majelis kehormatan dibentuk berdasarkan ketentuan Pasal 9 Peraturan Ombudsman Nomor 7/2011 tentang Kode Etik Ombudsman. “Efektif bekerja tanggal 1 November,” ujarnya.

Kasus penamparan ini dilaporkan Yana ke Mapolsek Bukit Raya yang kemudian diambil alih Polresta Pekanbaru. Yana juga menyertakan foto bukti guratan merah bekas tamparan yang diduga dilakukan Azlaini pada Senin (28/10) pagi.

Azlaini secara terpisah membantah tudingan penamparan. Dia mengaku hanya membentak petugas yang dianggap tidak tanggap menjelaskan kepastian pemberangkatan pesawat.

Polisi sudah melakukan prarekonstruksi kasus penamparan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Selasa, kemarin.

Ombudsman Republik Indonesia adalah lembaga negara yang bertugas mengawasi penyelenggaraan layanan publik, termasuk menerima keluhan dari masyarakat. Lembaga ini dibentuk berdasar UU No 37/2008 tentang Ombudsman RI. Komisioner di Ombudsman ada 9 orang termasuk Azlaini Agus, tokoh masyarakat Riau yang juga mantan anggota DPR dari PAN.***(hlc/dtc)