ilustrasi banjir
ilustrasi banjir

Bengkalis (SegmenNews.com)- Akibat banjir melanda Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Bahkan para santri Pondok Pesantren (PP) Modern Nurul Hidayah bantan Tua di Desa setempat sebagaian besar sudah terserang gatal-gatal.

Para santri terpaksa menggunakan air sumur bor yang sudah bercampur air kotor yang menggenangi Desa. Ada juga santri terpaksa dirawat di RSUD karena penyakit Tipus.

“Akibat banjir air sumur jadi kotor, banyak santri terserang penyakit gatal-gatal. Malahan saat ini ada satu santri yang harus dilarikan ke RSUD karena mengalami sakit tipus,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Modern Nurul Hidayah, Abdul Pamuji, Kamis (7/11/13).

Akibat banjir, proses belajar mengajar di Sekolah agama itu juga terhambat.

Menanggapi keluhan Pimpinan Ponpes itu, Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh berharap pada pimpinan pesanteran dan santri santrinya untuk bersabar dalam menghadapi musibah banjir itu.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan bantuan pada semua korban banjir dan kami juga akan berupaya agar Desa Bantan Tua ini pada masa yang akan datang tidak kebanjiran lagi saat saat musim hujan berlangsung,” janji Herliyan.**(war/ur)