Salah satu bukti setor dalam pengurusan CPNS yang diperoleh anggota DPRD Kampar, Juswari, Senin (7/10). (tribun)
Salah satu bukti setor dalam pengurusan CPNS yang diperoleh anggota DPRD Kampar, Juswari, Senin (7/10). (tribun)

Pekanbaru (SegmenNews.com) Para calo yang mengaku suruhan pejabat, bergentayangan menjelang pengumuman hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Tidak saja di Pekanbaru, tapi hampir di seluruh daerah di Riau yang menerima CPNS. Para calo ini meminta sejumlah uang kepada peserta tes CPNS dan menjanjikan jaminan lulus jadi CPNS.

Mereka menjalankan aksinya diduga bekerja sama dengan pejabat terkait di daerah tersebut, karena mereka ada yang mengaku suruhan dari pejabat. Selain itu, mereka hanya main untung-untungan, jika dapat dan lulus untung, jika tidak dapat dan tidak lulus buntung.

Untuk meloloskan niatnya, para calo ini menelepon satu per satu peserta CPNS. Dari fakta ini diduga kuat ada pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) “bermain” dengan para calo ini, karena data CPNS hanya ada di BKD, atau bisa juga para calon ini orang di lingkungan pemerintahan satu daerah tersebut.

Beberapa peserta tes CPNS kepada Tribun mengaku, beberapa kali ditelpon oleh orang tidak dikenal dan menawarkan untuk mulus lulus jadi CPNS. Orang tak dikenal itu kemudian mengaku punya orang dalam seorang pejabat yang bisa meloloskan ia jadi CPNS.

Sejurus kemudian, tanpa ba bi bu mereka pun meminta sejumlah uang dengan nilai mencapai Rp100 juta lebih.

“Saya dan beberapa orang teman saya, sering ditelepon oleh orang tak dikenal, dan mengaku bisa memuluskan saya lolos jadi pegawai negeri, dengan bantuan pejabat. Mereka meminta uang jasa sampai Rp 100 juta,” ungkap seorang peserta CPNS yang minta namanya tidak disebutkan yang ikut tes di Rokan Hulu. (***)

Sumber : Tribun Pekanbaru