Jembatan SSH Siak Sri Indrapura
Jembatan SSH Siak Sri Indrapura

Siak (SegmenNews.com) – Anggota DPRD Siak Marudut Pakpahan mengaku menerima laporan dari masyarakat adanya pungutan liar (pungli) di Jembatan Sultan Syarif Hasyim (SSH),Kecamatan Tualang. Untuk itu, dia mendesak Dinas Perhubungan Siak melakukan pengawasan agar keresahan masyarakat terutama sopir teratasi.

Kepada wartawan,Senin (25/11) Anggota DPRD Siak Daerah Pemilihan Kecamatan Tualang ini mengungkapkan,sasaran pungli di jembatan SSH yang lebih populer dengan sebutan Jembatan Maredan adalah sopir mobil angkutan berat seperti tangki CPO.
Pengaduan sopir, besarnya pungli per unit mobil bervariasi antara Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu.

” Berdasarkan laporan yang kami terima,masih ada oknum yang melakukan Pungli kepada kendaraan yang melintas seperti mobil CPO yang kosong dengan harga bervariasi,”ungkap Marudut.

Untuk itu Anggota DPRD dari PDIP ini, meminta kepada Dinas Perhubungan Siak melakukan 3pengawasan intensif, dengan turun ke lapangan.Jika ada oknum atau masyarakat yang kedapatan melakukan pungli kepada sopir yang melintas jembatan maredan, harus diambil tindakan tegas.

Karena, adanya pungli merusak citra pemerintah dan menimbulkan keresahan dikalangan supir angkutan.” Jika tidak boleh melintas di jembatan jangan diminta bayaran,jika kendaraan boleh melintas biarkan lewat,”tutupnya.