logosiak2Siak (SegmenNews.com)– Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak, secara tegas meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Siak agar membekukan dan menutup setiap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang tak mampu menghasilkan pendapatan bagi daerah.

“Buat apa dipelihara BUMD-BUMD tersebut, kalau hanya menghambur-hamburkan uang APBD Siak, lebih baik dibekukan ketimbang dipelihara dan diteruskan,” ungkap Harvianto bersama koleganya Dadang Saputra,S.Ag kepada media ini, Senin (9/12) di ruang kerjanya.

Sebaliknya kata Harvianto, bagi BUMD yang benar-benar sukses dan dapat memberikan income bagi daerah, harus kita pertahankan dan kita bina dengan baik, tapi bagi BUMD yang tak bisa memberikan kontribusi lebih bagus dibekukan dan jangan diteruskan, “tutup dan cabut Perdanya,” tukasnya.

Hal senada juga dikatakan anggota Komisi I DPRD Siak, Dadang Saputra,S.Ag. Menurutnya BUMD yang tidak dapat memberikan kontribusi (PAD-red), pihak eksekutif harus bisa mencari jalan keluarnya, sebab Dewan tidak ingin anggaran yang dialokasikan untuk BUMD tersebut, menjadi mubazir dan terkesan pemborosan.

“Lebih baik dibekukan, sehingga APBD kita tidak menjadi mubazir, dan dana untuk BUMD tersebut dapat kita alihkan dan kita gunakan untuk kepentingan lain, itu lebih baik ketimbang tidak ada untungnya,” pungkas Dadang. ***(Adv/rin)