sepasang jenglot hebohkan warga jimbaran bali
sepasang jenglot hebohkan warga jimbaran bali

Bali (SegmenNews.com)- Masyarakat Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Provinsi Bali, digegerkan oleh penemuan sepasang jenglot. Benda berambut panjang, bertaring dan berkuku panjang itu ditemukan dua orang warga bernama Ketut Tarin dan Akob di kawasan Pantai Muaya Jimbaran Kamis kemarin. Jenglot itu akhirnya diserahkan kepada tokoh spiritual bernama Jro Mangku Karang.

Penemuan sepasang jenglot itu pun menyebar dengan cepat di kalangan warga. Dalam beberapa jam saja, usai penemuan, rumah Jro Mangku Karang di kawasan Pantai Muaya Jimbaran ramai didatangi warga yang ingin melihat lebih jelas benda yang diyakini sebagai makhluk gaib.

Ketut Tarin seprti dilansir dari vivanews.com menjelaskan, awalnya ia sedang olahraga pagi bersama rekannya Akob di pinggir pantai. Kemudian matanya tertuju pada benda aneh menyerupai jenglot. Karena penasaran, ia kemudian mengambilnya.

Mengetahui jika barang yang dipungutnya adalah jenglot, Tarin kemudian membuangnya ke laut. Benda tersebut kembali ke tepian.

“Keduanya kembali ke darat sambil berpelukan, seolah tidak mau dipisahkan. Karena takut, kedua jengglot ini saya serahkan ke tokoh spritual,” ujar Tarin di Jimbaran, Bali. Padahal awalnya kedua jenglot itu kala ditemukan terpisah dengan jarak sekira 2 meter.

Sementara Jro Mangku Karang, ditemui di kediamannya, menjelaskan terpancar energi dari kedua jenglot tersebut. “Kemudian saya netralkan energi negatifnya agar tak mengganggu manusia,” kata dia.

Menurut Jro Mangku Karang, benda tersebut bisa disebut jenglot, bisa pula disebut tuyul. “Tuyul itu bisa berbentuk apa saja, termasuk jenglot,” ujar dia.

Darah Manusia

Jenglot yang ditemukan warga tersebut berbentuk kelelawar dan bertaring. Jro Mangku Karang menuturkan rambut jenglot yang panjang terurai itu bisa berasal dari rambut orang mati atau rambut kelamin pria atau wanita.

“Makanannya adalah darah manusia. Memang kelihatannya jengglot ini diam tidak bergerak. Namun secara tidak kelihatan auranya hidup dan sangat kuat. Bahkan kalau yang punya datang, dia akan aktif kembali. Fungsi Jenglot ini untuk penglaris bagi pedagang atau pengusaha yang ditempatkan di tempat uang mereka,” beber Jro Mangku Karang.

Aparat kepolisian setempat pun datang untuk melakukan koordinasi agar jenglot bisa dipindah ke lain tempat agar tidak menimbulkan kemacetan pada ruas jalan tersebut.

Jro Mangku Karang mengatakan akan menyerahkan jenglot tersebut kepada pemerintah jika diinginkan.***(r4n)