ilustrasi
ilustrasi

Bandarsekijang (SegmenNews.com)- Naas menimpa Jefri Juliyus (22) salah seorang mahasiswa yang tinggal di Simpang Perak, RT02/RW07, Kerinci Kanan, kabupaten Siak, merengang nyawa setelah sepeda motornya bertabrakan dengan mobil Fick Up dabel kabin L200 di Jalan Lintas timur, Km 41, desa Kiyap Jaya, kecamatan Bandar Sekijang.

Dari berbagai informasi menyebutkan bahwa kecelakaan itu terjadi, Senin (16/12) sekitar pukul 13.00 WIB, ketika korban dari rumah orang tuanya di Kerinci Kanan dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat BM 2213 ID mau kuliah ke Pekanbaru.

Namun ditengah perjalanan tiba-tiba dari arah berlawanan datang pengendara mobil dabel kabin L200 warna hitam jenis Mitsubishi BM 9260 TC yang dikemudikan oleh Hanif Hasan (25). Walau sempat berusaha menghindar, tapi mobil tersebut mendahului pengendara lain hingga tabrakan tak terhindari.

Apalagi supir mobil tersebut memacu kendaraanya dengan ke cepatan tinggi, dan langsung menabrak pengendara motor Beat. Alhasil korban terpental ke aspal dan motor hancur di gilas. Warga melihat kejadian tidak berani langsung memberikan pertolongan ketika melihat korban mengalami luka para dan bergegas menghubungi petugas kepolisian.

Unit Lakalantas Kiyap Jaya dipimpin Brigadir Feri Pasaribu bersama anggotanya turun ke tempat kejadian perkara (TKP), ketika mendapat laporan dari warga ada kecelakaan maut terjadi di Km 41. Setibanya di lokasi kejadian, korban yang ditemukan bersimbah darah sudah tewas segera di evakuasi ke RSUD Selasih.

Sementara supir bersama mobilnya berhasil diamankan dan digiring ke Pos Lantas Kiyap Jaya untuk menjalani pemeriksaan. Usai dimintai keterangan kemudian supir bersama barang bukti mobil dan sepeda motor koran yang mengalami rusak parah di serahkan ke Satlantas Polres Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan, membenarkan adanya kecelakaan lalulintas yang menelan korban jiwa tersebut.

“Setelah jenazah korban divisum ke rumah sakit langsung di jemput untuk di kebumikan. Sementara pengemudi mobil telah diserahkan ke Satlantas untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kasubag Humas.

Ditambahkan Kasubag Humas, bahwa kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi mobil saat mendahului pengendarai lain dengan kecepatan tinggi, tidak melihat ada pengendara lain datang dari arah berlawanan. Sehingga terjadi tabrakan dan kini telah di amankan di Polres Pelalawan.***(fin)