ilustrasi
ilustrasi

Sorek (SegmenNews.com)- Hardianto (17), seorang siswa SMAN 1 Pangkalan Kuras tewas digilas truk hino BM 9731 TU di jalan lintas timur, kampung baru, kelurahan sorek satu, kecamatan pangkalan kuras, kabupaten Pelalawan saat pulang sekolah.

Kondisi siswa itu cukup mengenaskan, tubuh korban hancur dan patah-patah, begitu juga kepala korban pecah berceceran di jalan. Kejadian naas itu terjadi, Selasa (17/12/13).

Dari informasi pihak kepolisian dan dilapangan menyebutkan bahwa kecelakaan itu terjadi secara tiba-tiba saat korban baru pulang dari sekolahnya dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun tanpa nomor polisi, ke arah rumahnya di desa Bukit Kesuma, Pangkalan Kuras.

Ditengah perjalanan korban yang masih duduk di bangku kelas dua itu memacu sepeda motornya dengan ke cepatan tinggi saat akan mendahului kendaraan lain. Ada mobil truk hino yang dikemudikan oleh Ali Amran Gani dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi.

Walau pengemudi truk berusaha menghindar dan menghentikan laju mobilnya, tapi jarak sudah dekat hingga tabrakan tidak dapat dihindari. Setelah bagian bemper depan menabrak korban dan jatuh ke bawah kolong. Tragis setelah korban terjatuh kepalanya yang tidak mengenakan pengaman helm pecah digilas.

Tidak sampai disitu tubuhnya juga hancur dan patah-patah ketika ikut terlindas ban truk Hino tersebut, Maka kondisi korban yang masih mengenakan seragam sekolah itu tewas seketika dengan berlumuran darah setelah kepala pecah dan motor hancur di tengah jalan.

Warga yang melihat kejadian itu tidak berani langsung memberikan pertolongan, hanya saja bergegas menghubungi petugas kepolisian. Unit Lantas Polsek Pangkalan Kuras yang mendapat laporan adanya kecelakaan, segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi kejadian, korban kecelakaan yang sudah tidak bernyawa segera dievakuasi ke Puskesmas Pangkalan Kuras, untuk di lakukan visum. Sementara supir bersama truk yang menabrak korban langsung di amankan ke Pos Lantas Polsek Pangkalan Kuras.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan, membenarkan adanya kecelakaan maut yang menimpa seorang siswa SMA tersebut.

“Kecelakaan terjadi akibat dugaan kelalain pengendara motor yang tidak memperhatikan kendaraan yang datang dari depannya sehingga terjadi kecelakaan. Disamping tidak mengunakan helm, juga belum mengantongi SIM C,” ujar Kasubag Humas.

Sekarang kasusnya yang ditangani awal oleh Lantas Polsek Pangkalan Kuras, kini telah di limpahkan ke Unit Lakalantas Polres Pelalawan. Sementara supir truk bersama barang bukti kendaraan dan sepeda motor korban kini telah diamankan di Mapolres Pelalawan.***(fin)