tahun baruPekanbaru (SegmenNews.com)- Penjabat (Pj) Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan minta masyarakat Riau merayakan Natal dan Tahun Baru 2014 dengan sederhana.

“Segala sesuatu yang hura-hura atau berlebihan, biasanya berakibat buruk bagi orang tersebut. Jadi, sebaiknya rayakanlah Natal dan Tahun Baru secara sederhana saja,” katanya, Sabtu (21/12/2013).

Menurut dia, suatu perayaan untuk menyambut hari-hari baik akan menjadi kurang baik apabila dirayakan dengan cara yang tidak sehat.

“Misalnya dengan menghambur-hamburkan uang untuk membeli petasan, terompet dan barang-barang lain yang kurang bermanfaat,” ujarnya.

Selain membahayakan, kata dia, membakar petasan juga sangat tidak bermanfaat dan malah akan menimbulkan potensi konflik.

“Saya rasa tidak ada atau sedikit saja yang senang dengan bunyi petasan. Kebanyakan masyarakat malah akan terganggu. Terlebih membunyikannya saat tengah malam pergantian tahun,” kata dia.

Kemudian perayaan dengan cara yang tidak baik lainnya menurut dia adalah mengendarai sepeda motor dengan berkonvoi yang juga berpeluang mencelakakan diri sendiri dan orang lain, begitu pula berkendara dengan seenaknya tanpa pengaman diri.

“Belajar dari tahun-tahun sebelumnya, kebanyakan memang Tahun Baru dirayakan dengan berkonvoi kendaraan. Jika itu memang menjadi pilihan untuk merayakannya ya silahkan. Namun harus tetap taat aturan lalu lintas dan mementingkan keselamatan diri dan orang lain,” katanya.**(ant)

Sumber : antara