ilustrasi
ilustrasi

Pangkalan Kuras (SegmenNews.com)- Hingga hari ini, Selasa (7/1/14) tanah timbun yang diangkut truk masih berceceran di sepanjang jalan Pemda, kota Pangkalan Kerinci. Hal itu membuat sejumlah pengendara kesal, mereka takut nantinya akan mengancam nyawa pengendara.

Pengendara, Fadli (28) mengaku kesal dengan kondisi jalan yang dikotori tanah timbun. Sebab jika hujan turun jalan tersebut akan licin, begitu juga sebaliknya jika panas, jalan akan berdebu.

“Jalan disini sangat mengganggu pengendara dan setiap saat mengancam nyawa pengendara jika hujan turun. Kesehatan masyarakat juga akan terganggu, sebab kalau musim panas jalan ini akan berdebu,” kesal Fadli.

Kekesalan juga diungkapkan oleh masyarakat yang membukan usaha disekitar lokasi tersebut, Upik. Diakuinya barang dagangannya penuh debu jika hari panas, akibat tanah timbun itu.

“Debu dari tanah timbun itu membuat barang dagangan didalam toko saya berdebu. Salpol-PP harus segera menindak truk-truk tersebut sebelum ada korban nyawa,” pintanya.

Sementara itu, Kasatpol PP Pelalawan, Nipto Anin SSos dikonfirmasi wartawan terkait keluhan warga, langsung merespon dan menurunkan anggotanya untuk menegur para supir truk dan pemilik lokasi lahan yang sedang di tumbun tersebut.

“Saya telah memerintahkan anggota untuk mengecek ke lapangan dan menegur supir truk yang membuat tahan berceceran di jalan. Serta mencari tau siapa pemilik lahan yang sedang di timbun untuk meminta segera membersihkan jalan penuh kotoran tanah itu. Kalau teguran tetapi tidak di taati maka kita beri sangksi dan bila perlu di tutup sementara lokasi penimbunan, karena telah meresahkan warga,” tegas Nipto.***(fin)