Bengkel seni tralis terbakar
Bengkel seni tralis terbakar

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Sebuah bengkel las seni Tralis milik T Muarzun (43) di Jalan Pemda, Pangkalan Kerinci, ludes di lalap sijago merah, Senin (13/1/14) sekitar pukul 03.30 Wib dini hari.

Akibat kebaran tersebut, pemilik bengkel seni tralis ditaksir merugi Rp 80 juta.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin Wsc SH, membenarkan adanya kebakaran bengkel las tersebut yang diduga akibat konsleting listrik.

“Kita telah turun untuk melakukan olah TKP. Namun dari dugaan sementara kebakaran terjadi akibat konsleting listrik,” ujar Kapolsek.

Pasca terbakar, pemilik bengkel bersama karyawanya sedang membersihkan puing-puing bekas kebakaran tersebut, dan memindahkan beberapa bangkai terali dan mesin yang hangus di lalap sijago merah tersebut.

“Kerugian diperkirakan mencapai Rp80 juta lebih,” tambah Kapolsek.

Data yang berhasil diangkum SegmenNews.com menyebutkan bahwa kebakaran terjadi secara tiba-tiba saat bengkel las tidak di jaga oleh pekerjanya. Sedangkan pemiliknya tinggal di kios sebelah bengkelnya tersebut. Namun saat lela tertidur di kejutkan bunyi ledakan.

Mendegar ada bunyi ledakan Budi (24) salah satu saksi mata segera mengecek asal ledakan, setelah dilihat ternyata dari konsleting listrik. Tapi baru sesaat diamati, api sudah mulai membesar, dan Budi segera memberitahukan pada warga sekitar termasuk pemilik bengkel.

Dalam hitungan menit bengkel las semi permanen yang terbuat dari papan, langsung menjalar ke seluruh bangunan, dan membakar seluruh isi termasuk mesin las dan terali yang ada di dalamnya. Dengan peralatan seadanya warga bergotong royong memadamkan api.

Sehingga rumah yang berada disampingnya termasuk milik anggota DPRD Pelalawan Husni Thamrin yang nyaris terbakar. Tapi untung cepat dicegah hingga api tidak menjalar ke tentangganya tersebut. Hanya saja sempat di jilat api dan dinding menghitam.

Selang beberapa waktu, petugas Pemadam Kebakaran dari Pelalawan tiba di lokasi ke jadian dan memadamkan api yang masih terlihat membesar. Sedangkan hanya beberapa terali pesanan konsumen dan satu ekor monyet peliharan berhasil diselamatkan bersama kandangya tersebut.***(afin)