Presiden Bank Dunia, Jim Young Kim(REUTERS/Enrique Castro-Mendivil)
Presiden Bank Dunia, Jim Young Kim(REUTERS/Enrique Castro-Mendivil)

SegmenNews.com– Ekonomi global diproyeksikan menguat tahun ini. Baik negara-negara maju dan berkembang akan sama-sama mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif setelah lima tahun berjuang mengatasi krisis keuangan global.

Demikian proyeksi terkini Bank Dunia di Washington DC Selasa malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB. Proyeksi itu dirangkum dalam laporan terbaru “Prospek Ekonomi Global (GEP).

“Pertumbuhan tampaknya akan menguat, baik di negara-negara berpendapatan tinggi maupun yang berkembang. Namun, risiko penurunan masih tetap mengancam pemulihan ekonomi global,” kata Presiden Grup Bank Dunia, Jim Yong Kim, dalam pernyataan tertulis yang dikirim ke VIVAnews.

Menurut Bank Dunia, penguatan ekonomi di negara-negara berkembang dipicu oleh akselerasi pemulihan di negara-negara maju dan kuatnya pertumbuhan di China yang terus berlangsung. Namun, prospek pertumbuhan ini masih rentan oleh dampak naiknya suku bunga global dan gangguan aliran modal saat Bank Sentral AS (The Fed) mulai secara bertahap mengurangi stimulus moneter.

Menurut Kim, kinerja negara-negara maju tengah mencapai momentum dan keuntungan ini harus mendukung penguatan pertumbuhan di negara-negara berkembang dalam beberapa bulan ke depan.
“Namun, demi mempercepat pengentasan kemiskinan, negara-negara berkembang tetap akan butuh reformasi struktural yang mendukung penciptaan lapangan kerja, memperkuat sistem keuangan, dan mendukung jaring pengaman sosial,” kata Kim.

Pertumbuhan ekonomi global berdasarkan Produk Domestik Bruto (GDP) diproyeksikan naik dari 2,4 persen pada 2013 menjadi 3,2 persen tahun ini. Untuk beberapa tahun ke depan, pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan menjadi 3,4 persen pada 2015 dan 3,5 persen pada 2016.***

sumber: viva