ilustrasi
ilustrasi

Rokan Hilir (SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menolak hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi tahun 2013, terkecuali Pemerintah Pusat bersedia mengumumkannya secara langsung.

“Saya tidak mau umumkan, kita biarkan saja dan kita tidak lakukan protes, kalau dia mau diumumkan sendiri,” kata Bupati Rohil, H Annas Maamun, Rabu (22/1/2014), Bagansiapiapi.

Menurutnya, sejumlah nama peserta yang lulus seleksi hasil tes CPNS formasi tahun 2013 kebanyakan berasal dari luar Kabupaten Rohil. Dirinya sendiri mempersoalkan sedikitnya peserta yang lulus dari Rohil.

“Semua yang lulus jumlahnya 223 orang, tapi orang luar semua, anak Rohil hanya 51 orang, kalau orang Batak yang lulus adalah orang Rohil tak masalah, jangan pula Batak dari Toba, orang Jawa dari Solo, dari Jakarta, saya tak setuju, saya mau orang Rohil,” tegasnya.

Disisi lain, katanya, Pemerintah Pusat meminta daerah agar bupati memperhatikan tenaga kerja, dengan adanya hasil tes kelulusan CPNS yang diketahui adalah orang luar domisili Rohil, dirinya merasa keberatan.

Mengenai persoalan penerimaan CPNS di Rohil menjadi batu loncatan bagi masyarakat daerah lain. Ia menyayangkan kebanyakan peserta yang lulus luar daerah dalam waktu singkat akan memilih pindah ke daerah asal mereka sebelumnya.

“Saya berpikir bahwa orang-orang ini hanya akan menjadikan batu loncatan saja bagi mereka terhadap kita, kalau sudah lulus nanti mereka akan pindah,” tegasnya.***(ayu/kn)