Tumpukan tanah timbun masih berada dipinggir jalan, bahu jalan belum di timbun pada pekerjaan jalan beton di Rantau Kasai Tambusai Utara-Rokan Hulu
Tumpukan tanah timbun masih berada dipinggir jalan, bahu jalan belum di timbun pada pekerjaan jalan beton di Rantau Kasai Tambusai Utara-Rokan Hulu

Setelah melewati proyek jalan yang belum tuntas, (Baca: Telusur Part II), dipenghujung jalan SegmenNews.com melalui jalan tanah lagi sepanjang 12,5 km. Setelah jalan tanah, kembali ditemukan jalan beton sepanjang 3 Km tanpa plang.

Disana tidak tampak seorangpun pekerja, jalan beton terlihat sudah selesai, namun pihak kontraktor terlihat mengabaikan penimbunan bahu jalan yang tidak merata, sehingga bahu jalan masih ada yang tinggi.

Disepanjang jalan itu, beberapa meter ada yang hanya ditimbun sekedar diratakan tidak dipadatkan, sehingga tanah dibahu jalan terlihat longsor, namun ada juga yang belum ditimbun disisi kiri dan kanan sehingga terlihat amburadul.

Tumpukan tanah timbun masih berada dipinggir jalan, bahu jalan belum di timbun pada pekerjaan jalan beton di Rantau Kasai Tambusai Utara-Rokan Hulu
Tumpukan tanah timbun masih berada dipinggir jalan, bahu jalan belum di timbun pada pekerjaan jalan beton di Rantau Kasai Tambusai Utara-Rokan Hulu

Di ujung jalan itu, kembali melewati jalan tanah hingga ke perbatasan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir. Di perbatasan itu hanya ada plang proyek peningkatan Jalan sepanjang 10 Km dengan anggaran sebesar Rp72 miliar tahun 2012 yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya dengan nama paket pekerjaan peningkatan Jalan Pujud-Mahato.

Anehnya, dari data LPSE tahun 2013 ditemukan adanya paket pekerjaan Mahato-Pujud, dengan nilai pekerjaan Rp10 miliar. Sementara dari penelusuran hingga keperbatasan tidak terlihat adanya pekerjaan jalan beton yang dimaksud selain proyek jalan 10 km yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya.***(Baca juga: Telusur I Proyek Miliaran Tanpa Plang)

red:r4n