Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo. (REUTERS/Sergio Perez)
Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo. (REUTERS/Sergio Perez)

Jakarta (SegmenNews.com)- Real Madrid mantap ke final Copa del Rey, usai menang 2-0 pada laga leg kedua semifinal melawan Atletico Madrid. Namun, pertandingan tersebut menyisakan noda di mana sempat terjadi pelemparan terhadap Cristiano Ronaldo.

Peristiwa yang terjadi saat turun minum itu bermula ketika Ronaldo dan Sergio Ramos berbincang sambil berjalan meninggalkan lapangan. Di tengah perbincangan, korek api gas berwarna kuning mendarat tepat di kepala Ronaldo, dan membuatnya terkapar.

Pengoleksi dua trofi Ballon d’Or itu kemudian mendapat perawatan dari tim medis. Beruntung bagi Ronaldo, lemparan korek api gas tersebut tak menyebabkan luka serius, sehingga dia mampu melanjutkan pertandingan pada babak kedua.

Pihak Atletico sendiri menyanyangkan hal tersebut terjadi. Berikutya, mereka akan menunggu hasil laporan pertandingan yang diberikan wasit, sebelum melakukan tindakan apapun kepada sang pelempar yang sudah teridentifikasi.

“Kami mengecam tindakan fans sepeti itu. Seharusnya tak boleh ada pelemparan apapun (ke dalam lapangan),” ujar juru bicara Atletico, Clemente Villaverde, sebagaimana dilansir Tribal, Rabu 12 Februari 2014.

“Mereka seharusnya ada di belakang tim. Itu adalah tindakan tak pantas dan kami telah mengidentifikasi si pelempar. Kami masih harus menunggu laporan wasit untuk melakukan tindakan selanjutnya,” sambung Villaverde.

Ronaldo memborong dua gol pada pertandingan tersebut, di mana keduanya lahir lewat titik putih. Tambahan dua gol tersebut membuat “Los Merengues” melaju ke final Copa del Rey secara meyakinkan, unggul agregat 5-0 atas “Los Rojiblancos”.

red: son
sumber: vivabola