Kapolsek Bandar Sekijang AKP Amril didampingi Kanit Reskrim Ipda Nazaruddin memperlihatkan tumpukan ganja 80 Kg
Kapolsek Bandar Sekijang AKP Amril didampingi Kanit Reskrim Ipda Nazaruddin memperlihatkan tumpukan ganja 80 Kg

Bandarsekijang (SegmenNews.com)- Untuk mengungkap siapa dibalik pemasok ganja sebanyak 80 kilo yang berhasil digagalkan oleh Polsek Bandar Sekijang, pengendara mobil Toyota Avanza BK 1252 KG asal Medan, Sumatra Utara (Sumut).

“Kita masih melacak siapa pemilik mobil, karena informasi kalau itu di rental oleh pelaku yang membawa ganja tersebut. Jadi untuk memastikan akan di lakukan koordinasi dengan Polresta Medan,” ujar Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Bandar Sekijang AKP Amril SSos SH MH didampingi Kanit Reskrim Ipda Nazaruddin SE, Ahad (16/2) kemarin.

Namun dari keterangan warga sekitar di lokasi penemuan mobil yang terpakir di halaman mesjid Nurul Ikhlas jalan Lintas Timur, Km 43, desa Kiyap Jaya, kecamatan Bandar Sekijang, kabupaten Pelalawan, pelaku sendiri terlihat turun. Tapi setelah itu tidak terlihat lagi.

Walau polisi sempat menunggu pelaku datang menjemput mobil yang bermuatan ganja sebanyak 80 bal, tapi hingga Jumat (14/2) sore tidak kunjung datang. Maka barbuk ganja yang diperkirakan rata-rata perbalnya 1 kilo dengan harga jual sebesar Rp2 juta langsung di amankan ke Polsek Bandar Sekijang.

Sementara pelaku untuk memuluskan aksinya agar tidak diketahui saat membawa ganja di simpan secara rapi di dalam dasbor tempat duduk. Dengan cara membuka sebahagian busa lalu di selipkan ke dalam dasbor tersebut. Tapi setelah di geledah secara teliti oleh tim Sat Reskrim Polsek Bandar Sekijang berhasil menyita sebanyak 80 bal masing-maing 1 kg.

“Rata-rata berat satu bal sekitar 1 sampai 1,2 kilo. Jadi seluruhnya diperkirakan sebanyak 80 kilo dengan harga jual sebesar Rp160 juta,” kata Amril.

Tetapi sayang pelaku yang sebelumnya tercium oleh Polsek Bandar Sekijang akan melintas di wilayah hukumnya tersebut berhasi lolos, setelah sempat disisir disempanjang Jalan Lintas Timur mulai dari Simpang Beringin yang berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru.

“Memang awalnya kita telah mendapat informasi kalau ada mobil yang melitas membawa ganja. Setelah disisir tak berhasil ditemukan. Ketika parkir di depan mesjid yang diperkirakan ingin melakukan transaksi. Tapi saat anggota datang, pelaku langsung kabur meninggalkan mobilnya yang berisi ganja,” tambah Kapolsek.***(arifin)