Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Dalam rangka peningkatan percepatan akreditasi madrasah dan peningkatan mutu madrasah secara berkesinambungan, maka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Rokan Hulu (Rohul) memanggil seluruh Kepala Madrasah, baik MIN/MIS, MTsN/MTsS, maupun Man/MAS se Rohul, Kamis (6/2/2014) bertempat di aula Kemenag Rohul, Pasir Pengaraian.

Hadir dalam pertemuan tersebut adalah seluruh Kepala Madrasah MIN/MIS, MTsN/MTsS, MAN/MAS se Rohul, Kasi Pendidikan islam (Pendis), para Pengawas Pendidikan madrasah, dan pejabat Kemenag lainnya.

Ahmad Supardi menyatakan bahwa akreditasi madrasah ini adalah sebuah kebutuhan, sebab madrasah yang tidak terakreditasi, bisa terkena sanksi penggabungan dengan madrasah lain, atau bahkan penyetopan atau pembubaran atas lembaga pendidikan madrasah tersebut.

Dari pihak Kemenag Rohul, melakukan berbagai upaya untuk melakukan percepatan akreditasi madrasah ini, seperti sosialisasi seperti sekarang ini, sosialisasi dan melihat serta membimbing langsung di lapangan, termasuk upaya yang sedang digenjot adalah melakukan kerjasama dengan pihak Pemerintah Australia, yaitu lembaga Australian Agency for International Development (AusAID).

Kakan Kemenag Rohul, menyatakan bahwa program kemitraan ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan dan daya saing pendidikan madrasah pada tingkat MI dan MTs, sesuai dengan 8 komponen Standar Nasaional Pendidikan (SNP).

Sedangkan tujuan secara khusus, adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan madrasah dalam menghadapi proses akreditasi yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional – Sekolah dan Madrasah (BAN-S/M).

Ahmad Supardi Hasibuan lebih lanjut menyatakan bahwa di lingkungan Kemenag Rohul terdapat 34 Raudhatul Athfal (RA), 15 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 39 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 16 Madrasah Aliyah (MA). Jumlah total madrasah adalah 104 madrasah. Dari 104 madrasah tersebut yang sudah diakreditasi adalah 42 madrasah, sedanglan yang belum diakreditasi adalah 62 madrasah.

Ahmad Supardi berharap agar seluruh pimpinan madrasah bekerja keras, dengan memanfaatkan segala daya dan upaya, sehingga proses akreditasi berjalan baik, dan mendapatkan hasil yang maksimal.***(r4n/rls)