ilustrasi
ilustrasi

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Listrik di Pangkalan Kerinci kembali berulah lagi, mulai Selasa (11/3) dini hari hingga siang sekitar pukul 12.00 Wib padam aliran BUMD Tuah Sekata dan aliran listrik PT PLN.

Kondisi listrik tersebut membuat sejumlah masyarakat menggerutu. Pasalnya, sebahagian masyarakat yang tertidur lelap, di kejutkan padamnya listrik. Kondisi tidur terganggu, setelah peralatan listrik berupa kipas agin, Ac, dan lampu tidur padam yang menjadikan masyarakat gerah.

Tidak sampai disitu paginya sekitar pukul 07.00 WIB, kembali mati, setelah beberapa saat hidup kembali. Hingga masyarakat ingin beraktifitas pagi terganggu. Setelah peralatan dapur dan mesin air tidak bisa hidup tanpa ada aliran listrik.

“Bagimanan mau masak, mencuci dan mandi, listrik padam. Sudah tidur dibuat gerah, saat lampu mati secara tak beraturan,” gerutuk ibu rumah tangga yang menyesalkan pemadaman listrik tersebut.

Sementara itu, Kepala Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Pangkalan Kerinci, Afrizal mengakui pemadaman arus listrik di Pangkalan Kerinci terpaksa dilakukan. Sebab, asupan daya dari PT Riau Prima Energi (RPE) milik PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) terputus.

“Ada gangguan pada pembangkit pada turbin unit 6 milik PT RPE. Makanya penyaluran energi listrik yang menyuplai kerinci Kota dan sekitarnya terputus. Kami meminta maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan ini,” terangnya.

Afrizal menjelaskan, pihaknya sedang mengantisipasi kekurangan daya ini dengan mengambil daya penuh dari Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) PT Langgam Power. Sehingga pemadaman dapat diminimalisir yang telah meresahkan pemadaman listrik tersebut.***(afin)