Murid SD dipadang terpaksa pulang karena kabut asap
Murid SD dipadang terpaksa pulang karena kabut asap

Padang (SegmenNews.com) – Siswa sekolah dasar mulai dari kelas I sampai IV di Kota Padang, Sumatera Barat, mulai hari ini diliburkan dari aktivitas belajar mengajar hingga dua hari mendatang. Ini dilakukan, agar mereka terhindar dari risiko terjangkit penyakit gangguan pernapasan akibat kabut asap.

Keputusan tersebut dikeluarkan langsung oleh Pemkot Padang untuk seluruh sekolah dasar yang ada di wilayah itu. Pelajar sekolah dasar dinilai lebih rentan terkena penyakit akibat polusi udara.

Sementara bagi siswa kelas V dan kelas VI tetap mengikuti aktivitas belajar di sekolah dengan menggunakan masker. Seperti yang tampak di SDN Angkasa di Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

”Siswa yang kelas I sampai IV ada 112 orang, sementara kelas di atas mereka tetap belajar,” ujar Kepala SDN Angkasa, Amran di lokasi, Kamis (13/3/2014).

Hingga pagi tadi, kabut asap menyebabkan jarak pandang hanya sekira 600 meter. Pemprov Sumatera Barat pun menetapkan status Siaga Darurat kabut asap hingga 31 Maret 2014.

Atas ditetapkannya status tersebut, BPBD Sumbar mendirikan posko cepat tanggap siaga darurat di masing-masing kabupaten kota di provinsi itu.

Kabut asap yang melanda Sumatera Barat merupakan kiriman dari sejumlah wilayah di Riau. Sudah lebih dari sebulan, ribuan hektare hutan dan lahan di Riau yang tersebar di sejumlah tempat terbakar. Kebarakan itu ulah dari orang atau kelompok tertentu yang ingin menjadikan area hutan sebagai lahan perkebunan. (Budi Sunandar/Sindo TV/ris)

Red: Son
Sumber : okezone