Ahmad Supardi memberikan arahan di acara Diklat Istruktur manasik haji
Ahmad Supardi memberikan arahan di acara Diklat Istruktur manasik haji

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, buka secara resmi Pendidikan dan Latihan (Diklat) instruktur manasik haji tingkat Kabupaten Rokan Hulu, yang diikuti sebanyak 40 orang peserta, yang berasal dari pengurus IPHI Kab Rohul dan Kec se Rohul, Jum’at (14/3/2014) bertempat di salah satu hotel  di Ujungbatu.

Hadir dalam acara tersebut Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA, anggota DPRD Riau H Rusli Efendy SPdI, SE, MSi, Kepala KUA Kec se Rohul, Kepala Madrasah MI, MTs, MA, Pondok Pesantren se Rohul, 40 orang Instruktur Manasik Haji se Rohul, penyuluh agama Islam se Rohul, dan pejabat teras Kemenag Rohul.

Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, bahwa instruktur manasik haji memegang peranan penting dalam meraih predikat Haji Mabrur bagi Jamaah Calon Haji (JCH), sebab persyaratan meraih haji mabrur adalah dengan melaksanakan ibadah haji, sesuai dengan tata caranya (manasik haji).

Dikatakannya, pada setiap tahun di kecamatan se Rohul, dilaksanakan Diklat manasik haji, sehingga para JCH dapat melaksanakan ibadah haji sesuai dengan syarat dan rukunnya, sebagaimana yang telah digariskan dalam fiqh-fiqh islam.

Ahmad Supardi mengingatkan kepada para instruktur manasik haji, bahwa beberapa persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan ibadah haji, antara lain adalah : Pendidikan JCH pada umumnya tamatan SD dan SMP sederajat; Umur sudah kategori lanjut usia (lansia); Belum punya pengalaman naik pesawat; Belum pernah ke luar negeri, dsb.

Ahmad Supardi juga berpesan, agar para instruktur menyampaikan kepada JCH bahwa jangan terlalu banyak berbelanja di Arab Saudi atau di Kota Batam, sebab akan menyulitkan petugas dalam mengangkut barang Jamaah Haji (JH) yang biasanya over kapasitas.

Barang JH pulang dari Arab Saudi setiap tahunnya kelebihan sebanyak 8 ton (8.000 kg) lebih. Barang sebanyak ini tidak muat dalam pesawat yang kita charter, sehingga harus menyewa pesawat lain untuk mengangkutnya. Hal ini akan menambah biaya dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Ahmad Supardi bersyukur kepada Allah SWT, bahwa dua tahun terakhir, pelaksanaan ibadah haji di Rohul sukses seratus persen, sebab JCH 100 persen beranagkat dan 100 persen pulang. Tidak ada yang tinggal selama-lamanya di Arab Saudi dan atau terlantar. Yang ada adalah terlambat pulang karena sakit, namun tetap pulang ke Rohul.***(r4n/rls)