ilustrasi
ilustrasi

Duri (SegmenNews.com) – Dua petugas Satlantas dari Traffic Accident Center (TAC) Balai Raja menemukan seorang bocah perempuan di pinggir jalan dekat gapura yang tak jauh dari Gate 1 PT CPI Duri, Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir Sabtu (22/3/2014) lalu.

Diduga, bocah malang itu dibawa lari orang tak dikenal dan meninggalkannya di dekat Gate 1 PT CPI itu. Karena kasihan, petugas TAC Balai Raja langsung mengantar anak itu ke kantor camat Pinggir.

Bocah malang bernama Wahyuni dan diperkirakan berusia sekitar dua tahun itu diterima petugas Satpol PP yang tengah piket.

Begitu mendapat kabar, Sekcam Pinggir Syamsul Bahari langsung turun tangan. Dia minta Satpol PP menitip anak itu untuk sementara di Rumah Yatim UPZ Ibdurrahman, Kelurahan Balai Raja menjelang orang tuanya datang menjemput.

Saat ditanya, Wahyuni mengaku tinggal bersama orang tuanya di kawasan Simpang Karet Kulim, Mandau. Ayahnya bernama Parjan dan ibunya Ayu. Hanya saja Wahyuni tak bisa menyebutkan persis di mana rumah orang tuanya.

Dia pun menyebut dibawa orang tak dikenal menggunakan mobil dan menurunkannya dekat Gate 1 CPI. Wahyuni pun mengaku mengalami pelecehan di KM 14 Kulim.

Direktur Lembaga Nadzir Wakaf (LNW) UPZ Ibadurrahman yang mengelola Rumah Yatim Ibdurrahman Balai Raja, H Khairul Umam Thaib yang dihubungi mengakui adanya anak hilang yang dititipkan sementara itu.

“Selepas Zuhur tadi (kemarin) dia sudah dibawa ke klinik UPZ Ibdurrahman di Jalan Mawar Duri untuk dicek. Untuk sementara ini dia kita tampung dulu di rumah yatim,” ucapnya.***(fin/kn)