ilustrasi
ilustrasi

Pelalawan (SegmenNews.com)- Kematian Lilis Karnila (19) yang ditemukan membusuk tanpa mengenakan celana di dalam Sungai Kerumutan, areal perkebunan Serikat Putra, desa Sialang Godang, kecamatan Bandar Petalangan, akhir Januari lalu hingga saat ini masih menyimpan misterius.

Korban dinyatakan meninggal tidak wajar  diduga dibunuh, melalui otopsi di RS Bhayangkara Polda Riau. Namun pihak kepolisian belum berhasil mengungkap pelaku.

Hal itu diakui Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Bunut Ali Nasri, membenarkan bahwa hasil otopsi korban meninggal tidak wajar.

Namun sayang saat akan digali lebih jauh mati tidak wajar itu seperti apa, Kapolsek terkesan menutup-nutupi kasus kematinan gadis remaja tersebut yang sempat mengemparkan warga Bunut. Selain korban ditemukan membusuk dan wajahnya sulit di kenali, juga tidak mengunakan celana, sedangkan baju masih utuh.

“Kalau hasil otopsi itu tak bisa dijelaskan itu rahasia polisi. Kalau ada yang memberikan itu salah,” tegas Ali Nasri ketika ditemui di Mapolres Pelalawan.

Sementara upaya mengungkap siapa pelaku pembunuhan terhadap anak dari pasangan Samsidar dan Surianto kini belum ada titik terang yang dilakukan pihak Polsek Bunut. Bahkan baru sebatas memeriksa kedua orang tua dan orang yang menemukan pertama kali.

“Kedua orang tuanya telah kita periksa, tapi banyak diam karena putrinya sebelum ditemukan meninggal sudah tiga minggu lari dari rumah. Tapi kenapa kabur itu tak bisa di jelaskan. Jadi sekarang kita sedang menyelidiki pergi dengan siapa korban,” kata Ali.

Kasus ini sebagaimana diwartakan sebelumnya yang terjadi, pada Senin 27 Januari silam. Setelah identitas korban awalnya tidak diketahui tapi saat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau baru terlihat ciri-cirinya dan kedua orang tuanya yang datang untuk melihat kalau itu adalah mayat anaknya Lilis yang kabur dari rumah.

Selain kondisi sebahagian tubuhnya sudah hancur dan mengeluarkan bau menyegat. Hingga usai dilakukan otopsi kemudian jenazah dijemput keluarga dan langsung di kebumikan di daerah pemakaman umum tepat tinggal orang tuanya tersebut di malam hari di Desa Lubuk Keranji Timur, kecamatan Bandar Petalangan, kabupaten Pelalawan.

Kini kematian Lilis tak wajar alias dibunuh, menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus diungkap, Polsek Bunut setelah pelaku masih bebas berkeliaran menghantui warga.***(afin)