1456568_432897766832655_1767712673_nRokan Hulu (SegmenNews.com)- Menghadapi Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 April 2014 yang akan datang, umat Islam dan umat beragama lainnya, agar memilih wakil rakyat secara cerdas, dengan mengedepankan hati nurani dan kualitas calon wakil rakyat yang akan dipilih.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, kepada wartawan di kantornya, Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah, Pasir Pengaraian, Sabtu (22/3/2014).

Dikatakannya, jika umat tidak cerdas dalam memilih, maka akan lahir wakil-wakil rakyat yang tidak berkualitas, tidak mampu menyerap aspirasi rakyat, dan pada akhirnya tidak dapat menyuarakan kepentingan dan kebutuhan rakyat. Akibatnya, umat juga yang akan merugi.

Ahmad Supardi lebih lanjut menyatakan, memilih wakil rakyat dalam pileg, merupakan sebuah kewajiban yang tidak boleh diabaikan oleh setiap warga Negara, sebab kedudukan DPR setara dengan Ahl al-Hall wa al’Aqdi dalam fiqh siyasah, yang diartikan, “Orang-orang yang mempunyai wewenang untuk melonggarkan dan mengikat.”

Istilah ini dirumuskan oleh ulama fiqh untuk sebutan bagi orang-orang yang bertindak sebagai wakil umat untuk menyuarakan hati nurani mereka. Tugasnya antara lain memilih khalifah, imam, kepala Negara secara langsung, dan menetapkan peraturan perundang-undangan, tegasnya.

Ahmad Supardi mengutif pendapat Taqiyuddin An-Nabhani, seorang pemikir islam kontemporer menyatakan, adalah sebuah kewajiban bagi ummat Islam memilih seorang pemimpin, sebab keberadaan seorang pemimpin akan dapat mengarahkan, membentengi dan melindungi ummat dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SAW.
Ditambahkannya, Seorang pemimpin termasuk di dalamnya wakil rakyat, mempunyai tugas yang maha berat. Salah satunya adalah mewujudkan pemerintahan yang amanah, sebagaimana dikonsepsikan oleh Failosof Al-Farabi, atau Madinatul Fadhilah (Negara Utama).
Menurutnya, apabila hal ini dapat diwujudkan maka akan tercapailah kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, baik lahir maupun bathin, baik di dunia maupun di akhirat. Alqur’an menyebut istilah ini dengan, Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofur. Untuk itu, maka pilihlah wakil rakyat secara cerdas, pinta Ahmad Supardi.***(rls).