ilustrasi
ilustrasi

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Dalam sehari dua nyawa melayang sia-sia di jalan raya akibat kecelakaan lalulintas. Kedua korban yang tewas yakni Suheri (20) warga desa Simpang Perak Jaya, SP VII, kecamatan Kerinci Kanan, kabupaten Siak, dan Hendra Saputra (35) warga Jalan Sumatera, Kulim Pekanbaru.

Data yang berhasil dirangkum di kepolisian menyebutkan kecelakaan pertama terjadi, Sabtu (30/3) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Sultan Sarip Hasim, tepatnya di depan mesjid Islamik Center Pangkalan Kerinci, ketika korban mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX tanpa plat nomor dari arah kantor BUpati Pelalawan menuju bundaran perkantoran Bakti Praja.

Namun tiba-tiba dari arah berlawanan datang pengendara sepeda motor menerobos jalan yang seharusnya dua jalur tersebut. Walau sempat menghentikan laju sepeda motornya, tapi kondisi jalan menurun tidak mampu dihentikan karena kecepatan cukup tinggi.

Alhasil tabrakan tak terhindari kedua sepeda motor laga kambing. Hingga membuat Suheri jatuh terpental ke terotoar sebelah kiri dan tidak sadarkan diri akibat luka berat dibagian kepala dan meninggal dunia setelah di larikan ke rumah sakit Amelia Medika Pangkalan Kerinci.

Sedangkan lawan tabrakannya Andi Saputra (15) warga jalan Cempaka, Pangkalan Kerinci juga harus di rujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, akibat muntah. Setelah indikasi areal perkantoran Bakti Praja itu kerap di jadikan ajang balap liar di saat malam libur tersebut.

Belum lagi selesai petugas Unit Lakalantas Polres Pelalawan mengevakuasi kedua korban tabrakan itu, kembali kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Timur, di Km 47, desa Kiyap Jaya, kecamatan Bandar Sekijang, sekitar pukul 21.10 WIB. Setelah sepeda motor yang ditunggangi oleh Hendra menabrak mobil truk balak yang parkir di pinggir jalan.

Karena tidak ada tanda-tanda dan petunjuk, di malam hari mobil truk BM 8070 FY yang dikemudikan oleh Erizon Situmeang langsung ditabrak dari belakang oleh Hedra yang mengemudikan sepeda motor Yamahan Zupiter Z BM 3051 UE. Hingga mengalami luka berat dan di larikan ke RSUD Selasih, Pangkalan Kerinci.

Walau petugas medis telah berusaha maksimal untuk menyelamatkan nyawa Hendra, tapi Tuhan berkehendak lain hingga akhirnya meninggal dunia. Usai dilakukan visum kemudian jenazah korban di jemput keluarga dan di kebumikan di pemakaman umum dekat tempat tinggalnya.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Paur Humas Ipda Edy Haryanto, membenarkan adanya dua kasus kecelakaan yang menewaskan dua orang dan satu luka-luka.

“Kini kasusnya telah ditangani oleh Unit Satlantas Polres Pelalawan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut,” ujar Edi.***(fin)